MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Percepatan Pembangunan PSEL Solusi Pengelolaan Sampah Modern di Makassar

Ketua Bidang Agraria HMI BADKO Sulawesi Selatan, Anugrah Majid, menilai pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) merupakan solusi strategis untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung penyediaan energi berkelanjutan di Kota Makassar.

MAKASSAR, MATANUSANTARA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) BADKO Sulawesi Selatan melalui Bidang Agraria mendorong percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Makassar. Organisasi mahasiswa tersebut menilai persoalan sampah di ibu kota Sulawesi Selatan telah memasuki fase yang membutuhkan solusi modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Berdasarkan pantauan, seiring waktu jumlah penduduk kian meningkat, pesatnya urbanisasi, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi dinilai menjadi faktor utama yang menyebabkan produksi sampah di Makassar terus meningkat setiap tahun.

Menurutnya, hika tidak diantisipasi melalui inovasi pengelolaan, kondisi tersebut dikhawatirkan akan memperbesar tekanan terhadap kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan kualitas lingkungan perkotaan.

Ketua Bidang Agraria HMI BADKO Sulawesi Selatan, Anugrah Majid, mengatakan pembangunan PSEL merupakan langkah strategis yang mampu mengubah residu sampah menjadi energi listrik sekaligus memberikan nilai tambah bagi daerah.

“Melalui teknologi modern, sampah yang sebelumnya menjadi beban lingkungan dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik, sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” ujar Anugrah, dikutip media ini, Kamis (09/07/2026)

Ia juga menilai, penerapan teknologi PSEL yang memenuhi standar lingkungan dengan sistem pengawasan yang ketat dapat menjadi jawaban atas kebutuhan pengelolaan sampah yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Selain menyelesaikan persoalan lingkungan, PSEL juga dinilai memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Kehadiran fasilitas tersebut diyakini mampu membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan minat investasi, serta mendorong berkembangnya industri pendukung di sektor pengelolaan sampah dan energi.

HMI BADKO Sulsel memandang pengelolaan sampah tidak lagi cukup dilakukan melalui pola konvensional. Transformasi menuju sistem yang mampu menghasilkan energi dinilai menjadi kebutuhan kota-kota besar yang menghadapi peningkatan volume sampah setiap tahun.

“Hadirnya PSEL menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, efisien, dan berkelanjutan. Karena itu, percepatan pembangunannya perlu menjadi perhatian bersama demi mendukung pembangunan Kota Makassar yang lebih maju dan berwawasan lingkungan,” tegas Anugrah.

HMI BADKO Sulsel berharap percepatan pembangunan PSEL mendapat dukungan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar proyek tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan maupun perekonomian daerah.

Pengembangan PSEL juga dinilai sejalan dengan upaya mendorong transisi menuju ekonomi hijau melalui pemanfaatan teknologi pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan limbah, tetapi juga menghasilkan energi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan percepatan pembangunan PSEL, Makassar diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai kota metropolitan yang menerapkan sistem pengelolaan sampah modern, mengurangi ketergantungan terhadap TPA, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini