MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Kalapas Narkotika Sungguminasa Pimpin Langsung Giat Tebar Kepedulian di HBP Ke-62

Sebanyak 30 paket sembako dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026

GOWA, MATANUSANTARA — Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 dimanfaatkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa dengan aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat. Tidak sekadar seremoni, jajaran lapas memilih turun ke lapangan, membagikan bantuan sosial kepada warga sekitar, Selasa (14/4/2026).

Sebanyak 30 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang bermukim di sekitar lingkungan lapas. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa pemasyarakatan tidak berdiri sendiri, tetapi hadir sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, terpantau pada kegiatan tersebut. Ia memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran pegawai. Kehadiran mereka disambut antusias warga yang merasa terbantu, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Aksi sosial ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk implementasi nyata nilai kemanusiaan dalam sistem pemasyarakatan. Lapas tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan terhadap warga binaan, tetapi juga dituntut mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat di sekitar lapas. Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Melalui momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini, kami ingin berbagi kebahagiaan serta mempererat hubungan baik dengan masyarakat,” ujar Gunawan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hubungan harmonis antara lapas dan masyarakat merupakan faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah sekitar lembaga pemasyarakatan.

Kegiatan bakti sosial ini sekaligus mempertegas arah baru pemasyarakatan yang lebih humanis dan inklusif. Tidak hanya fokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga menumbuhkan empati serta kehadiran negara melalui institusi pemasyarakatan.

Dengan kegiatan tersebut, semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 diharapkan tidak berhenti di balik tembok lapas, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini