Kapolres Luwu Suntikkan Semangat Kebhayangkaraan, Generasi Muda Saka Bhayangkara Disiapkan Jadi Teladan
LUWU, MATANUSANTARA — Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., menanamkan semangat kebhayangkaraan kepada generasi muda melalui pembinaan Saka Bhayangkara Cabang Luwu. Pesan tentang disiplin, tanggung jawab, kemandirian dan keteladanan disampaikan langsung dalam tatap muka bersama anggota Saka Bhayangkara di Aula Tebbakke Tongngenge, Mapolres Luwu, Sabtu (26/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Luwu tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan para anggota Saka Bhayangkara. Pertemuan itu menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Pembinaan tersebut sebelumnya telah dilakukan melalui latihan bersama personel Polres Luwu. Rangkaian kegiatan itu diarahkan untuk membekali anggota Saka Bhayangkara dengan keterampilan sekaligus nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, tatap muka bersama Kapolres Luwu juga menjadi bagian dari rangkaian penerimaan calon anggota Saka Bhayangkara serta pelantikan badge Saka Bhayangkara Cabang Luwu Tahun 2026.
Momentum tersebut menjadi ruang bagi para anggota untuk memahami bahwa keterlibatan dalam Saka Bhayangkara tidak hanya berkaitan dengan kegiatan dan keterampilan, tetapi juga proses pembentukan karakter serta kepedulian sosial.
Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo mengatakan, Saka Bhayangkara memiliki posisi penting sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus sarana memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi semangat adik-adik Saka Bhayangkara yang terus mengikuti setiap rangkaian pembinaan. Saka Bhayangkara bukan hanya tempat untuk belajar keterampilan, tetapi juga menjadi wadah untuk membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian dan rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Karena itu, energi dan potensi generasi muda perlu diarahkan melalui kegiatan yang positif, edukatif dan membangun.
“Kami berharap adik-adik Saka Bhayangkara dapat menjadi generasi muda yang mampu memberikan contoh positif di lingkungan masing-masing. Manfaatkan setiap kegiatan sebagai kesempatan untuk belajar, membangun kebersamaan dan mengembangkan potensi diri,” tambahnya.
Dalam arahannya, Kapolres juga mengingatkan para anggota agar menjadikan kedisiplinan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Sikap menghormati orang tua dan guru, menjaga perilaku serta menjauhi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain turut ditekankan.
Pembinaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Luwu membangun kedekatan dengan generasi muda melalui pendekatan edukatif dan kegiatan yang terarah.
Melalui Saka Bhayangkara, generasi muda diharapkan tidak sekadar menjadi peserta kegiatan, tetapi mampu membawa nilai kedisiplinan, tanggung jawab dan kepedulian sosial ke lingkungan masing-masing.
Polres Luwu pun terus mendorong keberadaan Saka Bhayangkara Cabang Luwu sebagai ruang pembinaan yang dapat melahirkan generasi muda berkarakter, mandiri dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. (***).

Tinggalkan Balasan