Kapolres Luwu Utara Berganti, Karutan Masamba Tegaskan Sinergi Pengamanan dan P4GN
MASAMBA, MATANUSANTARA — Pergantian pucuk pimpinan Polres Luwu Utara tidak hanya menjadi bagian dari dinamika organisasi Kepolisian, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kesinambungan koordinasi antar-aparat penegak hukum (APH) di wilayah tersebut.
Hal itu mengemuka dalam acara ramah tamah dan pisah sambut Kapolres Luwu Utara yang turut dihadiri Kepala Rutan Kelas IIB Masamba, Syamsul Bahri, S.H., M.H., di Hotel Bukit Indah Masamba, Jumat (25/9/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 Wita tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu Utara, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam prosesi tersebut, jabatan Kapolres Luwu Utara diserahterimakan dari AKBP Nugraha Pamungkas, S.I.K., M.H. kepada AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, S.I.K., M.H. Pergantian tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru di jajaran Polres Luwu Utara.
Bagi jajaran pemasyarakatan, pergantian pimpinan kepolisian juga menjadi bagian penting dalam memastikan komunikasi dan koordinasi lintas institusi tetap berjalan. Sebab, pengamanan lingkungan Rutan membutuhkan dukungan serta pertukaran informasi dengan aparat terkait, khususnya ketika berhadapan dengan potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, rangkaian kegiatan diisi penyampaian kesan dan pesan dari pejabat lama, perkenalan pejabat baru, serta sambutan dari jajaran Forkopimda.
Karutan Masamba turut memberikan cenderamata kepada AKBP Nugraha Pamungkas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepemimpinannya selama menjalankan tugas di Kabupaten Luwu Utara.
Sementara itu, kepada AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, Karutan Masamba menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat menjalankan tugas sebagai Kapolres Luwu Utara yang baru.
Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan koordinasi antara Rutan Masamba dan Polres Luwu Utara. Komunikasi serta pertukaran informasi menjadi bagian penting dalam mendukung langkah-langkah pengamanan, termasuk melalui kegiatan sambang dan patroli.
Tidak hanya menyangkut keamanan Rutan, sinergi lintas institusi juga diarahkan pada upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).
Kolaborasi tersebut menjadi penting mengingat pemberantasan narkotika membutuhkan kerja bersama antarlembaga, mulai dari pertukaran informasi hingga langkah pencegahan di lingkungan masing-masing.
Kehadiran Karutan Masamba dalam agenda Forkopimda tersebut sekaligus menegaskan bahwa pemasyarakatan merupakan bagian dari ekosistem penegakan hukum yang membutuhkan koordinasi berkelanjutan dengan institusi lainnya.
Karena itu, momentum pergantian Kapolres Luwu Utara diharapkan tidak berhenti pada acara pisah sambut. Hubungan kerja antarlembaga perlu diterjemahkan ke dalam koordinasi nyata di lapangan, terutama untuk memperkuat pengamanan, menjaga kamtibmas, serta mendorong upaya bersama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Luwu Utara. (***).

Tinggalkan Balasan