Ketegangan Diplomatik: Keikutsertaan Denmark di Piala Dunia AS Terancam
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Keikutsertaan Denmark di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat berada dalam ketidakpastian tinggi. Parlemen Denmark mempertimbangkan opsi boikot akibat ketegangan diplomatik dengan Presiden AS Donald Trump, yang beberapa kali menyatakan keinginan mencaplok Greenland.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi matanusantara.co.id, melalui saluran resmi whasaap Goal.com (12/01/2026). Greenland secara resmi merupakan bagian dari Kerajaan Denmark.
Akibat Komentar Trump memicu reaksi keras di Denmark, menimbulkan perdebatan politik sengit, sekaligus memunculkan wacana boikot keikutsertaan tim nasional.
Denmark Pertimbangkan Boikot Piala Dunia 2026 Akibat Isu Greenland
Federasi Sepakbola Denmark (DBU) menegaskan posisi netral. DBU menyerahkan keputusan akhir mengenai keikutsertaan tim nasional kepada parlemen Denmark.
“Keputusan politik bukan ranah kami,” ujar juru bicara DBU.
Jika parlemen memilih menentang partisipasi, Denmark dipastikan tidak akan hadir di turnamen, meskipun lolos secara teknis melalui jalur play-off pada bulan Maret 2026.
Empat tahun lalu, isu HAM di Qatar sempat memunculkan perdebatan serupa. DBU kala itu menyerahkan keputusan kepada parlemen, yang akhirnya tetap mengirim tim ke turnamen.
Berikut Dafar Lengkap 18 Provinsi Aman Rotasi Jaksa Agung dan 20 Masuk Dalam Gerbong
Kini, ketegangan terkait kedaulatan Greenland menjadi faktor penentu. Publik Denmark menunggu keputusan parlemen, yang akan menentukan apakah sejarah akan terulang atau tidak.
Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara: Amerika Serikat (11 kota), Meksiko (3 kota), dan Kanada (2 kota), berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Tim Denmark harus memastikan lolos melalui jalur play-off setelah gagal lolos otomatis akibat kekalahan dari Skotlandia pada November lalu, sebelum keputusan politik final diambil.


Tinggalkan Balasan