Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Lapas Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Pembinaan CNC Craft – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Lapas Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Pembinaan CNC Craft

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus optimalkan pembinaan kemandirian.

 

JAKARTA, MATANUSANTARA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus optimalkan pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui program CNC Craft (Computer Numerical Control Craft). Melalui pemanfaatan teknologi manufaktur berbasis mesin CNC, Warga Binaan mampu menghasilkan berbagai produk presisi seperti gantungan kunci, pajangan ukir custom, plakat, hingga suvenir bernilai guna dengan kualitas terjaga dan desain sesuai kebutuhan pasar, Senin (2/2).

Program CNC Craft mulai dijalankan sejak awal tahun 2024 dengan dukungan mesin CNC hibah dari Program BUMN Pelita Warna yang melibatkan sejumlah BUMN, termasuk PT Pelindo. Kehadiran mesin tersebut tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga media produksi yang mendukung peningkatan keterampilan teknis Warga Binaan di bidang manufaktur berbasis teknologi. Melalui teknologi CNC ini, Lapas Cipinang mampu memproduksi berbagai karya seperti art deco, wall decor, serta proyek-proyek custom sesuai permintaan.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa pembinaan CNC Craft diarahkan untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan memiliki nilai ekonomi.

“Pembinaan ini kami fokuskan pada keterampilan yang aplikatif dan bernilai guna. Produk yang dihasilkan tidak hanya menjadi media belajar, tetapi juga memenuhi standar kualitas. Harapannya, Warga Binaan memiliki bekal keterampilan dan pengalaman kerja yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” tegas Wachid.

Lapas Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Pembinaan CNC Craft

Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan dilatih memahami seluruh alur produksi secara komprehensif, mulai dari membaca gambar teknik dan desain, pengaturan mesin, proses pemotongan material, hingga pengecekan hasil akhir. Proses quality control dilakukan secara berjenjang, dimulai dari desainer yang memastikan ketepatan desain, operator yang memeriksa kesiapan mesin dan material, hingga assembler yang memastikan kualitas finishing produk.

Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Cipinang, Irdiansyah Rana, menjelaskan bahwa produk CNC Craft secara aktif dipromosikan melalui berbagai pameran dan kerja sama lintas sektor.

“Kami aktif memamerkan hasil karya Warga Binaan dalam berbagai ajang, seperti IPPAFest, pameran di SMESCO, serta pameran lokal melalui kerja sama dengan Suku Dinas PPKUKM Kota Administrasi Jakarta Timur. Ini menjadi bagian dari strategi memperluas akses pasar dan mengenalkan kualitas produk Warga Binaan kepada masyarakat,” jelas Irdiansyah.

Salah satu Warga Binaan peserta CNC Craft, DK, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberinya pemahaman baru mengenai teknologi manufaktur. “Awalnya kami belajar dari dasar, lalu praktik langsung. Sekarang saya sudah lebih paham cara kerja mesin CNC dan bagaimana menghasilkan produk yang rapi dan presisi,” ujarnya.

Melalui pengembangan CNC Craft, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan kemandirian berbasis teknologi yang berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan. Program ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi serta dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.( Ragil).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!