Mahasiswa Turun Langsung, Rutan Makassar Gandeng UNM Bina Warga Binaan
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Komitmen menghadirkan pembinaan yang lebih humanis dan berdampak terus diperkuat oleh Rutan Kelas I Makassar. Kali ini, lembaga pemasyarakatan tersebut menggandeng Universitas Negeri Makassar melalui Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dalam program pemberdayaan warga binaan yang melibatkan mahasiswa dan sivitas akademika.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Rutan Kelas I Makassar dan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM tentang pelaksanaan Program Kampus Berdampak melalui Proyek Kemanusiaan dan Pemberdayaan Warga Binaan, Selasa (9/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Rutan Kelas I Makassar diwakili Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Rustanto. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemasyarakatan guna menghadirkan perubahan sosial yang nyata bagi warga binaan.
Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh ruang untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga dapat terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan pemasyarakatan.
Kehadiran mahasiswa dan akademisi diharapkan mampu menjadi energi positif bagi warga binaan. Berbagai program yang akan dijalankan nantinya diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta membangun motivasi warga binaan agar lebih siap menjalani kehidupan yang produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pola pembinaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan pendekatan pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan, warga binaan diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan potensi diri selama menjalani masa pembinaan.
Pihak Rutan Kelas I Makassar menilai kolaborasi dengan institusi pendidikan merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.
Sementara itu, keterlibatan perguruan tinggi dalam program pemasyarakatan dinilai mampu membuka perspektif baru sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta tanggung jawab akademik mahasiswa.
Sinergi yang terbangun antara Rutan Kelas I Makassar dan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM diharapkan menjadi model kolaborasi yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
Dengan semangat kebersamaan, kedua institusi berkomitmen menghadirkan program-program yang dapat menumbuhkan harapan, memperkuat kapasitas diri warga binaan, serta membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.
“Bersama Menghadirkan Perubahan Sosial, Menumbuhkan Harapan dan Membangun Masa Depan.”

Tinggalkan Balasan