PAC Pandawa Tamalate Ciptakan Standar Baru Demokrasi Internal Ormas Transparan
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Pengurus Anak Cabang (PAC) Pandawa Pattingalloang Kecamatan Tamalate menegaskan komitmen terhadap tata kelola organisasi yang demokratis dengan menyelenggarakan pemilihan ketua secara langsung, umum, bebas, dan rahasia (luber-jurdil). Pemilihan tersebut digelar Kamis, 29 Januari 2026, di Jean Cafe, Jalan Andi Mangngerangi, Makassar.
Langkah ini dinilai melampaui praktik administratif semata. PAC Pandawa Tamalate secara sadar membangun tradisi demokrasi internal yang terukur, transparan, dan berintegritas, sekaligus menempatkan nilai sipakatau sebagai landasan etika dalam kompetisi kepemimpinan.
Berbeda dari pola penunjukan struktural yang kerap terjadi dalam organisasi kemasyarakatan, pemilihan ini dirancang terbuka dan partisipatif. Seluruh kader diberi ruang yang sama untuk menilai, memilih, dan dipilih, sehingga legitimasi kepemimpinan lahir dari proses, bukan kedekatan personal.
Program pemilihan ketua ini juga berfungsi sebagai instrumen evaluasi organisasi, khususnya untuk memetakan efektivitas kepengurusan aktif dan tidak aktif. Dengan demikian, PAC Tamalate tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga memperoleh gambaran objektif tentang kinerja dan soliditas struktur organisasi.
Kapolrestabes Makassar Terima Paparan Strategis Pandawa Pattingalloang, Perkuat Sinergi Kamtibmas
Inisiatif tersebut dipandang sebagai terobosan dalam tata kelola struktural ormas. Sistem seleksi terbuka ini menjadi sarana pembelajaran kader dalam membangun organisasi yang akuntabel, profesional, dan berorientasi jangka panjang, sekaligus memutus praktik regenerasi yang tertutup dan tidak terukur.
Tujuan utama dari skema ini adalah memastikan rotasi kepemimpinan berjalan objektif, serta menghindari dominasi kepentingan tertentu dalam penentuan jabatan strategis. Melalui mekanisme yang transparan, setiap kader dituntut menunjukkan kapasitas, integritas, dan komitmen nyata terhadap visi Pandawa Pattingalloang.
Meledak!! Agenda Ngopi Pandawa Makassar, Ketua DPC Mariso Terima Gagasan Strategis
Menanggapi langkah tersebut, Ketua Umum (Ketum) Pandawa Pattingalloang Indonesia, Bang Emil, bersama Ketua DPC Pandawa Makassar, Bang Fahmi, memberikan apresiasi atas keberanian PAC Tamalate menerapkan standar demokrasi internal tersebut. Keduanya menekankan bahwa kualitas organisasi ditentukan oleh proses kaderisasi, bukan sekadar hasil kontestasi.
“Ini bukan persoalan siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana PAC Pandawa Tamalate menunjukkan bahwa jabatan harus diemban melalui proses seleksi yang objektif, profesional, dan bertanggung jawab. Ini adalah contoh nyata kaderisasi yang sehat,” ujar Bang Emil.
Bang Fahmi menambahkan, model pemilihan yang diterapkan PAC Tamalate layak direplikasi oleh PAC lain, bahkan dapat menjadi rujukan bagi organisasi kemasyarakatan yang memiliki orientasi sosial dalam pengawalan dan pengawasan kepentingan masyarakat.
Pemkot Makassar Gandeng Ormas Pandawa Jalankan Program Kemanusiaan Bersama
Kedepan, Ormas Pandawa Pattingalloang diharapkan konsisten mengembangkan sistem seleksi kepemimpinan yang kompetitif dan beretika, sejalan dengan tuntutan organisasi modern serta ekspektasi publik terhadap transparansi dan akuntabilitas.
Pelaksanaan pemilihan ketua PAC Pandawa Tamalate ini menjadi penanda bahwa demokrasi internal bukan sekadar jargon organisasi, melainkan instrumen nyata untuk membangun kepemimpinan yang kuat, berintegritas, dan berkelanjutan. (Ram*)


Tinggalkan Balasan