Pegawai Lapas Narkotika Sungguminasa Antar Tim Ditjenpas Sulsel Raih Podium Kejati Cup 2026
GOWA, MATANUSANTARA — Komitmen membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing kembali dibuktikan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan. Salah seorang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Nur Ansyar, berhasil mengantarkan Tim Tenis Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan meraih Juara III pada turnamen Kejati Cup 2026, yang berlangsung di Lapangan Tenis Karebosi, Makassar, Minggu (26/7/2026).
Dalam kejuaraan yang diikuti 26 tim dari berbagai instansi pemerintah, aparat penegak hukum, dan lembaga di Sulawesi Selatan tersebut, Nur Ansyar dipercaya memperkuat Tim Tenis Kanwil Ditjenpas Sulsel.
Berduet dengan Sudirman Azis dari Lapas Kelas IIA Palopo, pasangan ini mampu menunjukkan permainan yang solid, konsisten, dan penuh determinasi hingga sukses mengamankan posisi ketiga.
Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi capaian individu, tetapi juga mencerminkan kualitas pembinaan sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan yang mampu melahirkan aparatur berprestasi, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun di bidang olahraga.
Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Gunawan, hadir langsung memberikan dukungan kepada tim pada pertandingan penentuan. Ia menilai prestasi tersebut merupakan buah dari disiplin, kerja keras, kekompakan, dan semangat sportivitas yang selama ini menjadi bagian dari budaya kerja insan pemasyarakatan.
“Prestasi yang diraih Pak Nur Ansyar merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Lapas Narkotika Sungguminasa. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus mengembangkan potensi, menjaga kekompakan, serta menghadirkan semangat berprestasi, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun di berbagai bidang lainnya. Jadikan setiap kesempatan sebagai ruang untuk membawa nama baik institusi dengan dedikasi, integritas, dan sportivitas,” ujar Gunawan.
Menurut Gunawan, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan aparatur tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemasyarakatan, tetapi juga diarahkan untuk membangun karakter, mental juang, kebugaran fisik, serta kemampuan berkolaborasi yang menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan organisasi.
Prestasi yang diraih Tim Tenis Kanwil Ditjenpas Sulsel sekaligus memperlihatkan bahwa insan pemasyarakatan mampu tampil kompetitif dalam berbagai ajang, tanpa mengesampingkan komitmen utama dalam memberikan pelayanan, pembinaan, dan pengamanan yang profesional kepada masyarakat.
Bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, raihan podium pada Kejati Cup 2026 menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi pegawai melalui pembinaan yang berkelanjutan. Semangat kompetisi yang sehat, disiplin, loyalitas, dan kerja sama tim diharapkan semakin memperkuat budaya organisasi yang adaptif, unggul, dan berorientasi pada kinerja.
Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa sinergi dan pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mampu melahirkan aparatur yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas negara, tetapi juga mampu mengharumkan nama institusi pada berbagai ajang kompetisi di tingkat regional. (***)

Tinggalkan Balasan