MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Pentas Seni Warga Binaan Lapas Maros Bangun Mental Positif dan Semangat Perubahan

Warga binaan bersama peserta Program MagangHub Batch 2 Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menampilkan pertunjukan seni dalam kegiatan pembinaan kreatif dan penguatan mental di Lapas Kelas IIB Maros, Rabu (20/5/2026).

MAROS, MATANUSANTARA — Di balik tembok Lapas Kelas IIB Maros, suasana berbeda tampak terasa saat puluhan warga binaan menampilkan kreativitas mereka dalam sebuah pentas seni pembinaan, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme itu tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga bagian dari pendekatan pembinaan humanis yang menitikberatkan pada pemulihan mental, pengembangan potensi diri, serta penguatan rasa kebersamaan antar warga binaan dan petugas pemasyarakatan.

Pentas seni tersebut melibatkan kolaborasi antara warga binaan peserta rehabilitasi, peserta Program MagangHub Batch 2 Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dan jajaran petugas lapas.

Beragam pertunjukan ditampilkan, mulai dari musik, pembacaan puisi, hingga hiburan kreatif lainnya yang dipersiapkan secara bersama-sama. Riuh tepuk tangan dan suasana penuh keakraban mewarnai jalannya kegiatan, menciptakan ruang interaksi yang lebih positif di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Maros, Ali Imran, menegaskan bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga menyentuh aspek psikologis dan pengembangan karakter warga binaan.

“Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi media pembinaan yang membangun rasa percaya diri, kerja sama, dan semangat untuk terus berkarya. Kami berharap warga binaan dapat mengambil nilai-nilai positif dari kegiatan ini sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Imran.

Menurutnya, ruang kreativitas seperti pentas seni menjadi sarana penting untuk membangun optimisme warga binaan agar tetap memiliki semangat memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.

Kegiatan tersebut juga menjadi gambaran bahwa proses pembinaan di dalam lapas kini semakin diarahkan pada pendekatan yang lebih edukatif, produktif, dan menyentuh sisi kemanusiaan, sehingga warga binaan tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga dipersiapkan untuk kembali beradaptasi di tengah masyarakat.

Kolaborasi bersama peserta Program MagangHub Batch 2 Kementerian Ketenagakerjaan RI turut memberi warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para peserta program dinilai mampu membangun suasana pembinaan yang lebih dinamis dan inspiratif bagi warga binaan.

Melalui kegiatan itu, Lapas Kelas IIB Maros terus memperkuat komitmennya menghadirkan program pembinaan yang kreatif, adaptif, dan berdampak positif terhadap perubahan perilaku warga binaan.

Pentas seni berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta yang hadir. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini