Perkuat Polisi Presisi dari Akar Rumput: Bhabinkamtibmas Jongaya Kawal Pasar Murah Sembari Bangun Kesadaran Warga
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Implementasi Polri Presisi kembali ditunjukkan melalui pendekatan humanis yang dilakukan jajaran Polsek Tamalate. Di tengah pelaksanaan pasar murah sembako di Kantor Lurah Jongaya, Jalan Daeng Ngeppe Nomor 43, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Selasa (28/7/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Jongaya, Aiptu Muh. Yusuf Abidin, tidak hanya memastikan kegiatan berlangsung aman, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah keramaian warga menjadi cerminan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang aktif membangun komunikasi, memberikan edukasi, serta menciptakan rasa aman dalam setiap aktivitas sosial.
Melalui kegiatan Sambang dan Door to Door System (DDS), Aiptu Muh. Yusuf Abidin menyapa warga secara langsung, berdialog dengan panitia penyelenggara, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari pencurian, penipuan, hingga tindakan kriminal lainnya yang kerap memanfaatkan keramaian.
Di sela pengamanan, ia juga mengajak masyarakat untuk terus membangun budaya peduli terhadap lingkungan sekitar dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan saling mengingatkan sebagai langkah awal mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Warga diimbau untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110, kantor polisi terdekat, atau langsung kepada Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pelayanan Polri di tingkat kelurahan.
Kegiatan pasar murah sendiri mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau sehingga membantu warga memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah dinamika kondisi ekonomi.
Di balik suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut, kehadiran aparat kepolisian menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban, mengatur mobilitas warga, sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kapolsek Tamalate Kompol H. Muh. Thamrin, S.E., M.M., melalui Kasi Humas Polsek Tamalate Aiptu Haeruddin, menegaskan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan implementasi nyata pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan preventif dan kemitraan.
“Polrestabes Makassar khususnya Polsek Tamalate hadir tidak hanya saat ada gangguan, tetapi juga dalam kegiatan sosial seperti pasar murah sembako. Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri di masyarakat. Melalui DDS dan sambang, pesan kamtibmas bisa langsung sampai kepada warga. Kami mengajak masyarakat aktif menjaga keamanan lingkungan bersama Polri,” tegas Kompol H. Muh. Thamrin.
Menurutnya, keberhasilan menjaga situasi kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama yang hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga.
Karena itu, kegiatan sambang, pembinaan masyarakat, dan edukasi kamtibmas akan terus diintensifkan sebagai bagian dari strategi preemtif dan preventif dalam menekan potensi gangguan keamanan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata transformasi pelayanan kepolisian yang lebih responsif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pendekatan dialogis yang dibangun melalui interaksi langsung dinilai efektif memperkuat hubungan emosional antara Polri dan warga, sehingga penyelesaian berbagai persoalan sosial dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan mengedepankan prinsip problem solving.
Selama pelaksanaan pasar murah berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah kelurahan, panitia penyelenggara, dan masyarakat mampu menciptakan ruang publik yang nyaman sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. (***)

Tinggalkan Balasan