MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Rutan Makassar Gandeng UNM, Pembinaan Warga Binaan Diperkuat Lewat Intervensi Psikososial

Jajaran Rutan Kelas I Makassar bersama Universitas Negeri Makassar mengikuti Workshop Intervensi Psikososial sebagai bagian dari penguatan program pembinaan warga binaan.

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Rutan Kelas I Makassar menggandeng Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk memperkuat pembinaan warga binaan melalui Workshop Intervensi Psikososial. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pola pembinaan yang tidak hanya berorientasi selama warga binaan menjalani masa pidana, tetapi juga pada kesiapan mereka ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut mempertemukan jajaran Rutan Makassar bersama pihak UNM untuk membahas pendekatan intervensi psikososial yang dapat mendukung proses pembinaan. Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan dan diskusi mengenai berbagai tantangan yang dapat dihadapi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Dalam konteks pemasyarakatan, aspek psikososial menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan karena proses kembali ke masyarakat membutuhkan kesiapan yang tidak hanya bersifat administratif maupun keterampilan, tetapi juga kemampuan menghadapi lingkungan sosial setelah menjalani masa pidana.

Sementara itu, kolaborasi dengan UNM diharapkan memberikan penguatan dari sisi pengetahuan dan pendekatan akademis dalam pelaksanaan program pembinaan. Keterlibatan perguruan tinggi juga membuka ruang pertukaran pengetahuan antara tenaga pemasyarakatan dan lingkungan akademik.

Melalui workshop tersebut, Rutan Makassar berupaya memperluas pendekatan pembinaan agar warga binaan mendapatkan dukungan yang lebih terarah dalam menghadapi berbagai tantangan selama berada di lingkungan pemasyarakatan.

Pembinaan kemudian tidak ditempatkan sebatas pemenuhan kebutuhan warga binaan selama menjalani masa pidana. Lebih jauh, program tersebut diarahkan untuk membantu mempersiapkan mereka menghadapi tahapan reintegrasi sosial ketika nantinya kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Kolaborasi Rutan Makassar dan UNM juga menjadi bagian dari upaya membangun pembinaan yang melibatkan berbagai unsur di luar institusi pemasyarakatan. Perguruan tinggi dapat berperan dalam memberikan perspektif dan pendekatan berbasis pengetahuan untuk mendukung kebutuhan pembinaan warga binaan.

Dengan pendekatan tersebut, proses pembinaan diharapkan dapat memberikan ruang bagi warga binaan untuk memahami diri, menghadapi tantangan, serta mempersiapkan perubahan perilaku dan kehidupan sosial setelah kembali ke masyarakat.

Rutan Makassar terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari penguatan program pembinaan. Sinergi tersebut diarahkan untuk menciptakan proses pemasyarakatan yang semakin humanis, terarah, dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, pembinaan bukan hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi juga tentang mempersiapkan seseorang agar mampu kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat dengan bekal yang lebih baik.

Melalui Workshop Intervensi Psikososial bersama UNM, Rutan Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan pembinaan sebagai ruang perubahan sekaligus bagian dari proses membangun kembali harapan warga binaan menuju kehidupan setelah masa pidana. (****).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini