PINRANG, MATANUSANTARA, –Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Pinrang gelar konfrensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu yang dimana penggalan tersebut selamatkan sedikitnya 4.541 orang warga dari bahayanya Narkotika.
Penyelamatan tersebut atas keberhasilan tim Unit I Satnarkoba Polres Pinrang menggalakkan peredaran narkotika jenis sabu seberat bruto 303.44 (3 Ons lebih)
Kurang Lebih 21 Juta Jiwa Terselamatkan Dari Bahaya Narkoba Atas Pengungkapan Satgas P3GN Polri
“Alhamdulillah, tim berhasil gagalkan peredaran Narkoba jenis shabu dengan berat bruto 303,44 gram, hal ini dapat menyelamatkan pengguna barang haram tersebut sebanyak 3641 sampai 4541 orang dengan kisaran harga Rp. 360.000.000” ujar Kasat Narkoba Polres Pinrang IPTU Asnawi SH, didampingi Kanit I Ipda Adityatama, dan Kasi Humas, Iptu Darwis, saat Pimpin Press release yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Pinrang, Selasa (26/03/2024).
Pengungkapan tersebut kata Iptu Asnawi, Unit I Satnarkoba Polres Pinrang, berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku yang sudah jadi tersangka di dua tempat berbeda.
Ketiga tersangka ini, dua diantaranya warga asal Kota Parepare dan satu lagi dari Kabupaten Luwu, dimana masing masing keduanya membawa barang bukti yang cukup banyak saat diamankan oleh satuan Res Narkoba Polres Pinrang.
“Dua orang tersangka asal kota Pare-pare inisial AF (32) bersama rekannya MS (20), diamankan di daerah Kariango Kelurahan Pananrang Kecamatan Mattiro bulu dengan barang bukti 5 bungkus besar paket kristal bening yang diduga kuat Shabu, sedangkan seorang lagi inisial SF (29) asal Kabupaten Luwu di amankan di daerah Benrangnge Desa Padaelo Kecamatan Mattiro bulu Kabupaten Pinrang dengan barang bukti 1 bungkus Narkotika jenis sabu,” ucap Iptu Asnawi.
Hakim PN Makassar Tolak Eksepsi Koko Wempi Terdakwa Bandar Narkoba Jaringan Fredy Pratama
Dari penjelasan Kasat Narkoba mengatakan, ketiga pelaku Saat diinterogasi oleh petugas team opsnal Sat Resnarkoba Polres Pinrang mengakui bahwa dirinya menjemput barang tersebut atas perintah dari seseorang yang saat ini sudah dikantongi Identitasnya dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Satnarkoba Polres Pinrang.
“Penjemputan Narkotika jenis Shabu ini, menggunakan sistem tempel, ketiga tersangka melakukan aksinya dengan modus pengambilan barang atas perintah seseorang yang diarahkan melalui hubungan telephon celluler miliknya,” jelas Kasat Narkoba.
“Untuk sementara, ketiga tersangka ini kami duga, berstatus kurir yang di iming imingi upah dan ketiganya adalah tersangka baru dalam kasus Narkotika, tapi kami masih dalami kasus ini untuk mengungkap jaringannya,” tambahnya.
“Adapun pasal yang disangkakan kepada ketiga pelaku yakni, pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 undang undang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun pidana penjara,” pungkas Iptu Asnawi dalam Press release.