Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Tim Ekonomi Negara Dapat Tugas Bereskan Utang Kereta Cepat Peninggalan Jokowi, Tanpa APBN – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Tim Ekonomi Negara Dapat Tugas Bereskan Utang Kereta Cepat Peninggalan Jokowi, Tanpa APBN

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran tim ekonomi di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pihak Danantara segera menuntaskan persoalan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) tanpa membebani APBN.

JAKARTA, MATANUSANTARA — Presiden Prabowo Subianto memberi tugas khusus kepada Tim Ekonomi Negara, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan jajaran Danantara, untuk menuntaskan persoalan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) Whoosh yang diwariskan dari pemerintahan sebelumnya.

Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat terbatas tim ekonomi di Jakarta, yang turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkeu Purbaya, serta CEO Danantara Rosan Roeslani.

Analisis Ekonomi Ungkap Modus Perpajakan di Zaman Jokowi, Langkah Purbaya Dapat Dukungan

“Pak Presiden meminta agar tim ekonomi menghitung kembali detail utangnya, lalu menyiapkan opsi terbaik, termasuk kemungkinan memperpanjang masa pinjaman,” ungkap Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kamis (30/10), di Jakarta.

Presiden Prabowo meminta penyelesaian utang dilakukan secara terukur, transparan, dan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tangis Ibu Rumah Tangga di Bulukumba Pecah Usai Ketahuan Bawa Sabu, Akui Terdesak Ekonomi

“Pemerintah sedang mencari skema terbaik, termasuk kemungkinan meminta kelonggaran waktu pembayaran utang,” kata Prasetyo menegaskan.

Menurutnya, skema negosiasi pembayaran menjadi opsi paling realistis agar stabilitas fiskal tetap terjaga. Presiden menekankan agar persoalan utang ini tidak menjadi beban lanjutan terhadap ekonomi nasional.

Prabowo Lantik 10 Duta Besar Baru RI, Dorong Diplomasi Ekonomi Global

Latar Belakang dan History Proyek KCJB Whoosh

Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) pertama kali diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2015, sebagai proyek infrastruktur transportasi modern pertama di Asia Tenggara yang menggunakan teknologi high-speed rail buatan Tiongkok.

Proyek ini dikelola oleh perusahaan patungan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), yang beranggotakan konsorsium Indonesia dan Tiongkok.
Skema pendanaannya bersumber dari:

Lima Sektor Andalan Dorong Ekonomi Lombok Tengah Tahun 2024

75% pinjaman dari China Development Bank (CDB)

25% ekuitas dari konsorsium Indonesia dan China

Pembangunan proyek tersebut sempat mengalami beberapa kendala, mulai dari pembengkakan biaya (cost overrun) hingga penundaan target penyelesaian.

NTB Terpuruk, Ekonomi Minus 0,82 Persen di Kuartal II 2025

Biaya proyek yang awalnya diperkirakan Rp86 triliun melonjak menjadi lebih dari Rp113 triliun setelah revisi pendanaan tahun 2023.

Proyek ini akhirnya diresmikan dan mulai beroperasi pada 2 Oktober 2023, dengan nama komersial “Whoosh” (Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat).

Ekonomi Bali Bangkit, Pertumbuhan 5,95 Persen Dorong Sektor Pariwisata

Meski sukses beroperasi, proyek ini masih meninggalkan tanggung jawab finansial besar yang kini menjadi fokus pemerintahan baru.

Menurut COO Danantara, Dony Oskaria, perwakilan Pemerintah Indonesia akan segera berangkat ke Tiongkok untuk melakukan negosiasi ulang terhadap syarat pinjaman dengan pihak China Development Bank (CDB).

Sulawesi Tengah Jadi Bintang Baru, Pertumbuhan Ekonomi 7,14 Persen

“Kami akan berangkat lagi ke China untuk menegosiasikan jangka waktu pinjaman, suku bunga, dan beberapa ketentuan mata uang pinjaman,” ujarnya di Kementerian Keuangan, Kamis (23/10).

Langkah tersebut diambil guna memperoleh skema pembayaran yang lebih ringan dan fleksibel tanpa mengganggu APBN maupun proyek infrastruktur lainnya.

Lapas Narkotika Sungguminasa Bekali WBP Keterampilan Hidroponik Bernilai Ekonomis

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa persoalan utang Whoosh bukan sekadar masalah angka, tetapi juga komitmen negara terhadap modernisasi transportasi publik.

“Kewajiban kita semua, bukan hanya pemerintah, untuk menyediakan transportasi publik yang sebaik-baiknya. Tidak hanya Whoosh, tapi juga kereta konvensional, bus, dan kapal,” kata Prasetyo Hadi menirukan pesan Presiden.

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!