Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Lapas Cipinang Ubah Lahan Tidur Jadi Aset Negara Lewat Budidaya Ikan Terintegrasi – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Lapas Cipinang Ubah Lahan Tidur Jadi Aset Negara Lewat Budidaya Ikan Terintegrasi

Warga Binaan Lapas Kelas I Cipinang mengelola budidaya ikan hias dan ikan konsumsi sebagai bagian dari program kemandirian berbasis pemanfaatan aset negara.

JAKARTA, MATANUSANTARA — Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang menegaskan pergeseran paradigma pemasyarakatan dari pendekatan konvensional menuju model pembinaan produktif berbasis pemanfaatan aset negara. Lahan tidur (idle) di lingkungan lapas dioptimalkan menjadi pusat budidaya ikan hias dan ikan konsumsi yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan.

Program ini dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan pembinaan, melainkan sebagai instrumen kebijakan untuk membangun kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), memperkuat ketahanan pangan institusional, serta menekan risiko residivisme melalui pembekalan keterampilan kerja riil.

Bekali Keterampilan Global, Lapas Cipinang Dorong Pendidikan Lewat Kursus Bahasa Jepang

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa optimalisasi lahan idle merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pemasyarakatan modern yang dituntut menghasilkan dampak pasca-pembebasan.

“Kami memaksimalkan lahan yang sebelumnya belum termanfaatkan. Selain fokus pada ketahanan pangan melalui budidaya ikan konsumsi seperti nila, lele, dan mujair yang telah berulang kali panen, kami juga mengembangkan budidaya ikan hias yang memiliki pasar cukup baik,” jelas Wachid, pada Kamis (5/1/2026).

Ia menyampaikan bahwa program tersebut merupakan implementasi nyata 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya agenda kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) dengan menjadikan lahan idle sebagai sumber daya produktif.

Lapas Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Pembinaan CNC Craft

Pelaksanaan budidaya ikan hias dilakukan secara terukur dan berbasis keilmuan melalui pendampingan Program Pemagangan Nasional Batch 2 lintas disiplin. Pendamping berasal dari Universitas Padjadjaran (peternakan), Institut Pertanian Bogor (perikanan), serta Universitas Brawijaya (agribisnis). Kolaborasi ini memperkuat transfer pengetahuan, efisiensi produksi, serta orientasi pasar.

Kepala Bidang (Kabid) Kegiatan Kerja Lapas Cipinang, Irdiansyah Rana, menjelaskan bahwa pemilihan komoditas ikan hias mempertimbangkan keseimbangan antara kemudahan teknis dan stabilitas nilai ekonomi.

“Kami melihat potensi besar pada ikan hias seperti molly dan guppy. Perawatannya mudah, perkembangbiakannya cepat, dan hasilnya menjanjikan. Melalui skema ini, Warga Binaan belajar wirausaha secara langsung sekaligus membangun keterampilan praktis,” jelasnya.

Lapas Cipinang Optimalkan Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an Warga Binaan

Salah seorang WBP berinisial RH menyatakan bahwa keterlibatannya dalam program tersebut memberikan kesiapan mental dan keterampilan untuk menghadapi realitas sosial setelah bebas.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami dilatih untuk mandiri dan berwirausaha. Semoga keterampilan ini bisa menjadi modal ketika saya bebas nanti, karena mencari pekerjaan tidak mudah, sementara di sini kami dipersiapkan untuk menjadi entrepreneur,” ujarnya.

Melalui optimalisasi lahan tidur menjadi unit produksi perikanan, Lapas Cipinang menempatkan pembinaan pemasyarakatan sebagai bagian dari ekosistem pembangunan nasional. Pendekatan ini menegaskan peran lapas tidak hanya sebagai institusi penegakan hukum, tetapi juga sebagai wahana transformasi sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing, sejalan dengan prinsip Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat. (Ragil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!