MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Perkuat Integritas & Kualitas Pembinaan Lapas Maros, Kakanwil Ditjenpas Sulsel Turun Tangan

Kakanwil Ditjenpas Sulsel, Mulyadi, saat melakukan monitoring dan penguatan tugas pemasyarakatan kepada jajaran Lapas Kelas IIB Maros dan LPKA Kelas II Maros guna memperkuat integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan pembinaan warga binaan.

MAROS, MATANUSANTARA — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan (Kakanwil Ditjenpas Sulsel), Mulyadi, turun langsung melakukan monitoring dan penguatan tugas serta fungsi pemasyarakatan di , Selasa (30/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda rutin pengawasan, melainkan bagian dari langkah strategis Kantor Wilayah Ditjenpas Sulsel dalam memastikan seluruh jajaran pemasyarakatan tetap berjalan pada koridor integritas, profesionalisme, dan pelayanan humanis di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dalam kegiatan itu, Mulyadi melakukan peninjauan menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas di lingkungan lapas, mulai dari aspek keamanan dan ketertiban, pelayanan terhadap warga binaan, hingga efektivitas program pembinaan kepribadian dan kemandirian.

Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh sistem kerja berjalan sesuai standar operasional, sekaligus mendorong penguatan budaya kerja disiplin dan akuntabel di lingkungan pemasyarakatan.

Selain melakukan evaluasi lapangan, Kakanwil Ditjenpas Sulsel juga memberikan penguatan langsung kepada jajaran petugas bersama agar terus menjaga profesionalisme, loyalitas, dan komitmen dalam menjalankan amanah sebagai pelaksana pelayanan pemasyarakatan.

Penguatan tersebut sejalan dengan motto Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, yakni “Bekerja dengan Integritas, Melayani dengan Hati, Mengabdi Untuk Negeri”, yang terus didorong menjadi prinsip kerja seluruh jajaran pemasyarakatan di Sulawesi Selatan.

Mulyadi menekankan bahwa tugas pemasyarakatan tidak hanya berbicara soal pengamanan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral dalam membina warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat dengan perubahan perilaku yang lebih baik.

Menurutnya, kualitas pelayanan dan pembinaan yang baik hanya dapat terwujud apabila seluruh petugas memiliki integritas, disiplin, serta kesadaran penuh terhadap tanggung jawab institusi.

Kepala Lapas (Kalapas) Maros ,Ali Imran, menyampaikan bahwa monitoring dan penguatan dari pimpinan wilayah menjadi energi baru bagi seluruh jajaran untuk terus memperbaiki kualitas pelaksanaan tugas.

“Kegiatan monitoring dan penguatan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas, berintegritas, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Imran.

Ia menegaskan, seluruh petugas Lapas Kelas IIB Maros akan terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban serta memaksimalkan program pembinaan bagi warga binaan sebagai bagian dari implementasi sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada reintegrasi sosial.

Lebih jauh, Imran menyebut pembinaan yang efektif merupakan kunci penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan, sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem pembinaan yang lebih modern dan berkeadilan.

Kegiatan monitoring dan penguatan tersebut juga menjadi bentuk pengawasan internal guna memastikan tidak adanya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

Melalui langkah tersebut, Kantor Wilayah Ditjenpas Sulsel berharap pelaksanaan tugas pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Maros semakin efektif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang maju, humanis, serta dipercaya masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini