Selamat & Sukses! IPTU Abdillah Dijadwalkan Jalani Sidang Terbuka Promosi Doktor UMI, Angkat Scientific Crime Investigation
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Sebuah pencapaian akademik membanggakan kembali ditorehkan putra terbaik Korps Bhayangkara. Perwira Polri, IPTU Abdillah Makmur, dijadwalkan mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Selasa, 11 Agustus 2026.
Momentum ini tidak hanya menjadi penanda keberhasilan perjalanan akademik menuju jenjang tertinggi pendidikan formal, tetapi juga merepresentasikan komitmen seorang aparat penegak hukum dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan praktik penegakan hukum modern yang profesional, objektif, dan berkeadilan.
Dalam agenda sidang terbuka tersebut, IPTU Abdillah Makmur akan mempertahankan disertasi berjudul “Hakikat Penerapan Metode Scientific Crime Investigation Dalam Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pembunuhan Pada Wilayah Hukum Polda Sulawesi Selatan.”
Topik yang diangkat dinilai memiliki urgensi tinggi di tengah perkembangan kejahatan yang semakin kompleks dan menuntut pendekatan berbasis teknologi serta pembuktian ilmiah.
Melalui penelitian tersebut, Abdillah Makmur berupaya memberikan kontribusi akademik terhadap penguatan metode penyidikan yang tidak hanya mengedepankan aspek yuridis, tetapi juga didukung oleh pendekatan saintifik yang dapat diuji, diverifikasi, dan dipertanggungjawabkan.
Di era transformasi penegakan hukum saat ini, Scientific Crime Investigation telah menjadi instrumen penting dalam mengungkap fakta hukum secara objektif. Pendekatan tersebut diyakini mampu meningkatkan kualitas penyidikan, memperkuat validitas alat bukti, meminimalkan potensi kekeliruan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Sidang promosi doktor ini akan dipimpin oleh Prof. Dr. H. La Ode Husen, SH., MH selaku Ketua Sidang sekaligus Promotor, didampingi tim promotor yang terdiri atas Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH., MH, Prof. Dr. Hj. Mulyati Pawennei, SH., MH, dan Dr. Hardianto Djanggih, SH., MH.
Sementara itu, dewan penguji akan diisi sejumlah akademisi dan pakar hukum terkemuka, yakni Prof. Dr. H. M. Kamal Hidjaz, SH., MH, Prof. Dr. Hasbuddin Khalid, SH., MH, Dr. H. Nasrullah Arsyad, SH., MH, serta Dr. H. Irman Jaya Thaher, SH., MH sebagai penguji eksternal. Adapun Prof. Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW., ST., MT., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng hadir sebagai penguji lintas disiplin ilmu.
Atas capaian tersebut, Redaksi Matanusantara.co.id bersama Manajemen PT Mata Nusantara Global menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada IPTU Abdillah Makmur yang telah berhasil mencapai tahapan penting dalam perjalanan akademiknya.
Perwakilan Redaksi Matanusantara.co.id menilai, keberhasilan tersebut merupakan bukti bahwa semangat belajar, integritas, dan pengabdian kepada negara dapat berjalan beriringan.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada IPTU Abdillah Makmur atas pelaksanaan Sidang Terbuka Promosi Doktor UMI. Ini adalah pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi teladan bahwa ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat merupakan dua hal yang saling menguatkan,” ujar Ramli selaku perwakilan Redaksi Matanusantara.co.id.
Menurutnya, lahirnya doktor-doktor baru dari kalangan praktisi penegak hukum akan memberikan warna dan perspektif baru dalam pengembangan ilmu hukum nasional, khususnya dalam mendorong sistem penyidikan yang lebih modern, presisi, dan berbasis bukti ilmiah.
“Semoga ilmu yang diperoleh menjadi amal intelektual yang bermanfaat, memperkuat profesionalisme institusi, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi terwujudnya keadilan yang berlandaskan kebenaran dan ilmu pengetahuan,” tambahnya.
Redaksi Matanusantara.co.id juga mengajak akademisi, mahasiswa, praktisi hukum, aparat penegak hukum, serta masyarakat untuk menghadiri dan menyaksikan langsung sidang terbuka tersebut.
Selain menjadi agenda akademik, forum ini merupakan ruang intelektual yang mempertemukan gagasan, pengalaman, dan inovasi dalam membangun sistem hukum yang lebih baik.
Sidang Terbuka Promosi Doktor bukan sekadar prosesi meraih gelar akademik tertinggi. Lebih dari itu, ia merupakan momentum lahirnya gagasan-gagasan baru yang diharapkan mampu menjawab tantangan penegakan hukum di masa depan.
“Prestasi adalah hasil dari ketekunan, tetapi kebermanfaatan adalah warisan yang sesungguhnya. Ketika ilmu pengetahuan berpadu dengan integritas, maka keadilan akan menemukan jalannya.” tutupnya (***)

Tinggalkan Balasan