Tak Sekadar Lomba! Senam Bersama hingga Penyerahan Hadiah Warnai Penutupan Porsenap Rutan Pangkep
PANGKEP, MATANUSANTARA — Penutupan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkep berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, Sabtu (22/8/2026).
Rangkaian penutupan tidak sekadar menjadi akhir dari kompetisi. Kegiatan diawali dengan senam bersama yang mempertemukan petugas, warga binaan, dan peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam satu kegiatan yang mengedepankan kebugaran, kekompakan, dan interaksi positif.
Suasana kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan. Petugas dan warga binaan mengikuti senam bersama dengan tertib dan penuh antusiasme, sementara kehadiran peserta magang Kemnaker turut menambah semarak kegiatan.
Setelah senam, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dari berbagai cabang perlombaan yang telah dipertandingkan selama pelaksanaan Porsenap.
Salah satu cabang yang turut memeriahkan kegiatan adalah tenis lapangan yang diikuti oleh petugas Rutan Pangkep. Kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun disiplin, sportivitas, dan kekompakan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Pangkep, Abd Jalil, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian Porsenap dengan menjunjung tinggi sportivitas.
“Porsenap bukan hanya ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat positif, serta membangun jiwa sportivitas bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan selamat kepada para pemenang dan mengajak seluruh peserta untuk tidak berhenti pada pencapaian selama perlombaan, tetapi mempertahankan semangat kebersamaan yang telah terbangun.
Bagi lingkungan pemasyarakatan, kegiatan olahraga dan seni memiliki dimensi pembinaan yang lebih luas. Kompetisi memberikan ruang bagi warga binaan untuk menyalurkan energi secara positif, belajar menerima kemenangan maupun kekalahan, serta membangun sikap disiplin dan bertanggung jawab.
Interaksi yang tercipta dalam kegiatan bersama juga diharapkan memperkuat hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan, tanpa menghilangkan fungsi pengamanan dan pembinaan yang menjadi tanggung jawab Rutan.
Penutupan Porsenap akhirnya tidak hanya menjadi penanda berakhirnya rangkaian perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempertahankan nilai-nilai positif yang telah tumbuh selama kegiatan berlangsung.
Semangat olahraga, sportivitas, kedisiplinan, dan kebersamaan diharapkan terus menjadi bagian dari kehidupan di Rutan Kelas IIB Pangkep dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan konstruktif.
Karena di balik sebuah perlombaan, ada proses pembinaan dan kesempatan untuk membangun karakter yang lebih baik. (***).

Tinggalkan Balasan