MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Lepas Bhayangkara Off Road Seri V, Kapolres Luwu Pasang Empat Pesan: Kendaraan, Keselamatan, Jalur dan Lingkungan

Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo bersama jajaran saat melepas peserta Bhayangkara Off Road Seri V asal Kabupaten Luwu di halaman Mapolres Luwu, Kamis 27 Agustus 2026.

LUWU, MATANUSANTARA — Rangkaian Bhayangkara Off Road (BOR) Seri V menjadi momentum bagi peserta otomotif asal Kabupaten Luwu untuk menguji kemampuan di medan menantang. Namun sebelum rombongan bergerak, Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., lebih dulu memasang sejumlah standar penting: kendaraan harus siap, keselamatan menjadi prioritas, rute wajib dipatuhi dan lingkungan harus dijaga.

Pesan tersebut disampaikan Andrias saat melepas peserta Bhayangkara Off Road Seri V asal Kabupaten Luwu di halaman Mapolres Luwu, Kamis (27/8/2026).

Pelepasan turut dihadiri Wakapolres Luwu Kompol Misbahuddin, S.H., Kasat Lantas Polres Luwu AKP H. Alwi, Ketua IOF Kabupaten Luwu Jamal Hidayat, serta para peserta off road.

Para peserta dijadwalkan mengikuti rangkaian Bhayangkara Off Road Seri V pada 28–30 Agustus 2026.

Bagi Kapolres Luwu, aktivitas off road bukan semata soal adrenalin dan kemampuan menaklukkan medan. Setiap peserta tetap membawa tanggung jawab terhadap keselamatan diri, pengguna jalan lain, masyarakat serta lingkungan yang dilewati.

Sebelum Menaklukkan Medan, Pastikan Kendaraan Siap

Andrias meminta peserta tidak mengabaikan pemeriksaan kendaraan sebelum keberangkatan.

Kondisi kendaraan harus dipastikan benar-benar siap dan layak digunakan. Begitu pula dengan kebutuhan perjalanan, bekal dan berbagai peralatan pendukung yang harus dipersiapkan sejak awal.

“Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan siap sebelum berangkat. Persiapkan seluruh bekal dan peralatan yang diperlukan agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Kapolres Luwu.

Pesan tersebut menjadi penting karena rombongan akan menempuh perjalanan lintas daerah sebelum mengikuti kegiatan utama.

Kesiapan kendaraan, menurutnya, merupakan bagian dari manajemen keselamatan yang tidak boleh dianggap sebagai formalitas.

Bawa Semangat Off Road, Tetap Jadi Pelopor Keselamatan

Kapolres juga meminta peserta menjaga perilaku selama perjalanan.

Meskipun menggunakan kendaraan off road, peserta tetap merupakan pengguna jalan yang memiliki kewajiban menaati aturan lalu lintas.

Keselamatan peserta harus berjalan beriringan dengan keselamatan masyarakat yang berada di sepanjang jalur perjalanan.

“Selama perjalanan, tetap patuhi aturan lalu lintas dan utamakan keselamatan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas serta tetap memperhatikan masyarakat yang berada di jalur yang dilalui,” pesannya.

Menurutnya, identitas sebagai peserta kegiatan otomotif justru harus dibarengi dengan kedisiplinan berlalu lintas.

Kecepatan, konvoi maupun karakter kendaraan tidak boleh mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Musim Kemarau, Puntung Rokok Bisa Berujung Kebakaran

Satu hal lain yang mendapat perhatian serius adalah kondisi lingkungan.

Sulawesi Selatan tengah menghadapi musim kemarau. Rumput dan sejumlah lahan berada dalam kondisi kering sehingga lebih mudah terbakar.

Karena itu, Andrias secara khusus mengingatkan peserta untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Peserta diminta menyadari bahwa tindakan kecil di tengah kondisi lahan kering dapat menimbulkan dampak besar.

Jangan sampai kegiatan yang membawa nama Bhayangkara justru meninggalkan persoalan lingkungan.

Kepedulian tersebut juga mencakup kewajiban menjaga kebersihan sepanjang jalur perjalanan dan lokasi kegiatan.

Jalur Off Road Bukan Jalur Bebas

Kapolres juga mengingatkan peserta untuk tidak keluar dari rute yang telah ditentukan.

Jalur yang telah ditetapkan bukan hanya berkaitan dengan teknis pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi batas agar peserta tidak memasuki atau merusak area milik masyarakat.

Penggunaan jalur di luar rute berpotensi merusak lahan, tanaman maupun fasilitas warga.

Karena itu, peserta diminta menghormati ruang hidup masyarakat di sepanjang jalur yang dilewati.

Medan ekstrem boleh ditaklukkan, tetapi kepentingan masyarakat dan lingkungan tetap harus menjadi batas.

Lintasi Empat Wilayah Menuju Lokasi Kegiatan

Usai menerima arahan, rombongan peserta Bhayangkara Off Road asal Kabupaten Luwu resmi dilepas dari Mapolres Luwu.

Rombongan direncanakan melintasi sejumlah daerah, di antaranya Makassar, Barru, Parepare hingga Sidrap, sebelum mengikuti rangkaian kegiatan Bhayangkara Off Road Seri V yang berlangsung 28–30 Agustus 2026.

Pelepasan tersebut menjadi bentuk dukungan Polres Luwu terhadap kegiatan otomotif yang dilaksanakan secara positif sekaligus menjadi ruang membangun solidaritas dan sportivitas.

Namun dukungan tersebut tetap disertai pesan tanggung jawab.

Para peserta diharapkan mampu membawa nama baik Kabupaten Luwu dengan menjaga disiplin, ketertiban dan keselamatan sepanjang perjalanan.

Kapolres Luwu juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat tanpa mengabaikan aspek keselamatan maupun kelestarian lingkungan.

Sebab dalam setiap perjalanan off road, keberhasilan bukan hanya diukur dari kemampuan menaklukkan medan.

Peserta juga harus mampu menunjukkan bahwa adrenalin dapat berjalan bersama disiplin, keberanian dapat berjalan bersama keselamatan, dan kecintaan terhadap otomotif dapat berjalan bersama kepedulian terhadap lingkungan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini