MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Rehabilitasi Tuntas, Rutan Makassar Teguhkan Komitmen Perubahan Warga Binaan

Rutan Kelas I Makassar menutup rangkaian Rehabilitasi Mandiri Pemasyarakatan bagi warga binaan, Rabu, 30 September 2026.

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Rutan Kelas I Makassar menutup rangkaian Rehabilitasi Mandiri Pemasyarakatan bagi warga binaan pada Rabu, 30 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan melalui pendampingan psikologis untuk memperkuat kesadaran diri, motivasi perubahan, dan kesiapan warga binaan menuju reintegrasi sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rangkaian rehabilitasi dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pembinaan dan pendampingan psikologis dengan melibatkan Psikologi Universitas Bosowa sebagai mitra dalam mendampingi para peserta selama mengikuti program.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk membantu warga binaan mengenali diri, memahami proses perubahan, membangun pola pikir positif, serta memperkuat motivasi dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalani masa pembinaan.

Proses rehabilitasi juga menjadi ruang bagi peserta untuk membangun kesadaran bahwa perubahan membutuhkan komitmen dan konsistensi. Karena itu, rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada penyelesaian program, tetapi juga pada kesiapan warga binaan menerapkan nilai-nilai pembinaan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, penutupan kegiatan menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada warga binaan yang telah mengikuti seluruh rangkaian rehabilitasi. Berakhirnya program sekaligus menjadi awal bagi peserta untuk melanjutkan proses perubahan yang telah dibangun selama mengikuti pendampingan.

Rutan Kelas I Makassar terus mendorong pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke lingkungan sosial. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelaksanaan pemasyarakatan yang tidak hanya menitikberatkan pada masa menjalani pidana, tetapi juga mempersiapkan proses reintegrasi sosial.

Melalui program rehabilitasi ini, warga binaan diharapkan memiliki bekal untuk menata kembali kehidupan, membangun kepercayaan diri, serta menjalani kehidupan secara lebih bertanggung jawab setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Pada akhirnya, selesainya rangkaian rehabilitasi bukan menjadi akhir dari proses perubahan. Justru, momentum tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi warga binaan untuk mempertahankan komitmen dan melanjutkan langkah menuju kehidupan yang lebih baik.

Rehabilitasi tuntas, harapan berlanjut. Dari pembinaan menuju perubahan dan reintegrasi sosial. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini