Antisipasi Hantavirus, Rutan Pangkep Gelar Edukasi dan Bersih-Bersih Area Rawan Tikus
PANGKEP, MATANUSANTARA — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkep terus memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar sosialisasi kewaspadaan Hantavirus yang dirangkaikan dengan aksi bersih-bersih lingkungan, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan petugas dan warga binaan sebagai bagian dari langkah preventif untuk menciptakan lingkungan rutan yang sehat, aman, dan bebas dari risiko penyakit yang dapat ditularkan melalui hewan pengerat.
Tim kesehatan Rutan Pangkep memberikan edukasi kepada warga binaan mengenai Hantavirus, mulai dari penyebab, pola penularan, gejala yang perlu diwaspadai, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Penyampaian materi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran seluruh penghuni rutan terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai benteng utama dalam mencegah munculnya berbagai penyakit menular.
Tak hanya melalui edukasi, kegiatan tersebut juga diwujudkan dalam aksi nyata berupa pembersihan sejumlah titik yang berpotensi menjadi jalur aktivitas maupun sarang hewan pengerat.
Petugas bersama warga binaan membersihkan area sekitar blok hunian, dapur, saluran drainase, hingga lokasi-lokasi yang dinilai memiliki risiko tinggi menjadi tempat persembunyian tikus.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memutus potensi rantai penularan penyakit yang berasal dari hewan pengerat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi seluruh penghuni rutan.
Sebagai penguatan langkah pencegahan, Rutan Pangkep juga melakukan pemasangan penghalang pada pipa saluran dapur untuk mengurangi kemungkinan masuknya hewan pengerat ke area layanan maupun blok hunian.
Kasubsi Pelayanan Rutan Pangkep, Djufri, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen jajaran Rutan Pangkep dalam menjaga kesehatan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit menular.
“Kami terus berupaya meningkatkan kesadaran seluruh warga binaan dan petugas terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Melalui sosialisasi dan aksi ini, diharapkan risiko penularan penyakit dapat diminimalkan sehingga tercipta lingkungan Rutan yang sehat dan aman,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pencegahan penyakit tidak hanya bergantung pada petugas kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh penghuni rutan dalam menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat.
Melalui kegiatan ini, Rutan Pangkep berharap kesadaran terhadap risiko penyakit yang ditularkan hewan pengerat semakin meningkat, sekaligus memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pemasyarakatan.
Langkah preventif tersebut juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung program kesehatan serta pengendalian penyakit menular di lingkungan Rutan Kelas IIB Pangkep.

Tinggalkan Balasan