Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Bekali Keterampilan Global, Lapas Cipinang Dorong Pendidikan Lewat Kursus Bahasa Jepang – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Bekali Keterampilan Global, Lapas Cipinang Dorong Pendidikan Lewat Kursus Bahasa Jepang

pembinaan pendidikan melalui penyelenggaraan kursus bahasa Jepang bagi Warga Binaan, Rabu (4/2).

 

JAKARTA, MATANUSANTARA – Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang terus perkuat pembinaan pendidikan melalui penyelenggaraan kursus bahasa Jepang bagi Warga Binaan, Rabu (4/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Kerja Nyata Tahun 2026 dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada program Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan.

Kursus bahasa Jepang tersebut diikuti puluhan Warga Binaan yang juga tercatat sebagai peserta pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C. Menariknya, pengajar dalam kegiatan ini merupakan salah satu Warga Binaan yang memiliki pengalaman tinggal dan bekerja secara profesional di Jepang, sehingga materi pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga kontekstual dan aplikatif.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa penguatan pendidikan, termasuk penguasaan bahasa asing, merupakan bagian penting dari pembinaan yang berorientasi pada masa depan Warga Binaan.

Peduli Kemanusiaan, Kwarcab Pramuka Pemalang Berangkat untuk Bencana Aceh-Sumatera

“Kursus bahasa Jepang ini kami dorong sebagai pembinaan yang positif dan produktif. Lapas harus mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki Warga Binaan secara optimal, termasuk melibatkan mereka yang memiliki keahlian sebagai pengajar secara sukarela. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan Warga Binaan menghadapi kehidupan setelah bebas,” tegas Wachid.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pembinaan Lapas Cipinang, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa kursus bahasa Jepang bersifat inklusif dan terbuka bagi Warga Binaan lainnya, tidak terbatas hanya pada peserta program kesetaraan.

 

“Kursus dilaksanakan di Aula Bina Insan dan tidak dipungut biaya. Kami membuka ruang kolaborasi agar Warga Binaan dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman secara positif sebagai bagian dari proses pembinaan,” jelas Iwan.

Pengajar kursus bahasa Jepang, Warga Binaan berinisial KH, menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi sukarela sekaligus bagian dari pembinaan dirinya. “Saya pernah lama tinggal di Jepang, sehingga ingin membagikan pengetahuan bahasa dan budaya yang saya miliki. Mengajar secara sukarela ini menjadi proses pembelajaran juga bagi saya, sekaligus membantu teman-teman Warga Binaan agar memiliki bekal keterampilan tambahan,” ungkapnya.

Melalui penguatan pendidikan kesetaraan berbasis keterampilan bahasa asing, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan. Upaya ini selaras dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 melalui semangat Kerja Nyata dan Pelayanan Prima.( Ragil).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!