MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Deteksi Dini TBC di Balik Tembk, Rutan Masamba Perkuat Tracing Kesehatan

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini TBC terhadap warga binaan serta pegawai Rutan Kelas IIB Masamba di Aula Rutan Masamba, Kamis, 3 September 2026.

MASAMBA, MATANUSANTARA — Upaya deteksi dini tuberkulosis (TBC) diperkuat di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masamba. Melalui Tracing Tuberculosis (TB) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan pegawai menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, Kamis, 3 September 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Masamba mulai pukul 09.00 Wita tersebut digelar melalui kolaborasi Rutan Kelas IIB Masamba bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara dan UPTD Puskesmas Cendana Putih. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemantauan kondisi kesehatan di lingkungan rutan.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan tidak hanya menyasar warga binaan. Sejumlah pegawai staf dan petugas pengamanan turut mengikuti rangkaian pemeriksaan, bersama Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Masamba, paramedis rutan, peserta magang, serta tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara dan UPTD Puskesmas Cendana Putih.

Sebelum memasuki tahapan pemeriksaan, peserta terlebih dahulu mendapatkan edukasi mengenai tuberkulosis dari tim Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara. Edukasi tersebut memberikan pemahaman mengenai TBC sekaligus menempatkan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian penting dalam mengenali kondisi kesehatan sejak dini.

Setelah pemahaman dasar diberikan, pemeriksaan kemudian dilakukan secara bertahap dengan mengecek sejumlah indikator kesehatan peserta. Tahapan tersebut mencakup pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, tekanan darah, serta kadar gula darah. Setiap hasil pemeriksaan dicatat dalam lembar registrasi kesehatan masing-masing peserta.

Tidak berhenti pada pemeriksaan fisik, rangkaian kegiatan kemudian diarahkan pada pemeriksaan kondisi paru-paru menggunakan metode radiologi atau sinar-X (rontgen). Pemeriksaan tersebut dilakukan terhadap peserta dari unsur pegawai maupun warga binaan sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi paru-paru.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, tim dokter yang hadir kemudian melakukan pemeriksaan dan analisis terhadap hasil rontgen. Tahapan ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kondisi kesehatan peserta, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan paru-paru.

Lebih jauh, pelaksanaan Tracing TB yang dipadukan dengan CKG menunjukkan bahwa pemantauan kesehatan di lingkungan rutan dilakukan dengan melibatkan lebih dari satu unsur. Warga binaan dan petugas sama-sama menjadi bagian dari lingkungan yang menjalani aktivitas sehari-hari di dalam rutan.

Sementara itu, keterlibatan Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara dan UPTD Puskesmas Cendana Putih memperkuat kolaborasi pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Sinergi tersebut sekaligus mendukung pelaksanaan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan secara terintegrasi di Rutan Masamba.

Dengan rangkaian tersebut, Tracing TB dan CKG menjadi bagian dari langkah Rutan Masamba dalam memperluas deteksi dini sekaligus memantau kondisi kesehatan warga binaan dan pegawai. Pemeriksaan yang dilakukan secara bertahap memberikan ruang bagi kondisi kesehatan peserta untuk diketahui lebih awal berdasarkan hasil pemeriksaan yang tersedia. (***).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini