Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur di Siang Bolong, Respon Mengejutkan Kasi Humas saat Dikonfirmasi
BULUKUMBA, MATANUSANTARA — Dua tahanan dilaporkan kabur dari ruang tahanan Mapolres Bulukumba pada Minggu (1/11/2026), sekitar waktu Zuhur Insiden yang diduga terjadi dengan cara menggergaji jeruji sel itu menyisakan pertanyaan serius mengenai kronologi pelarian dan sistem pengamanan tahanan. Satu orang telah ditangkap kembali, sementara satu lainnya masih dalam pengejaran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kasi Humas Polres Bulukumba, Ipda Rahmat Kurniawan, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (2/11/2026).
Namun, sejumlah informasi teknis terkait kejadian itu belum disampaikan secara terperinci dengan alasan tidak ingin mengganggu proses pencarian tahanan yang masih buron.
“Betul, sudah ditangkap 1, yang 1 masih pencarian,” ujar Rahmat, dikutip media ini, Senin (02/11).
Saat ditanya lebih lanjut mengenai informasi teknis pelarian, Rahmat menyampaikan bahwa kepolisian masih membatasi keterangan yang dapat dibuka kepada publik.
“Ada beberapa informasi teknis yang belum dapat kami sampaikan karena berpotensi mengganggu proses pengejaran. Kami tidak bermaksud menutup informasi, tetapi ingin memastikan penyampaian informasi tidak menghambat penanganan,” tulisnya.
Ia kemudian menutup keterangannya dengan pesan singkat dengan nada memohon.
“Tunggu-tunggu maki informasi,” pungkasnya sambil menyertakan emoji senyum dan gestur tangan menyatu.
Respons tersebut menjadi bagian dari komunikasi yang perlu dicermati publik di tengah belum terungkapnya seluruh detail kejadian.
Di satu sisi, kepolisian menyatakan pembatasan informasi dilakukan untuk menjaga proses pengejaran. Di sisi lain, masyarakat tetap membutuhkan penjelasan yang proporsional mengenai peristiwa kaburnya tahanan dari fasilitas penegak hukum.
Informasi awal menyebutkan, dua tahanan tersebut diduga melarikan diri dengan cara menggergaji jeruji sel. Salah satu disebut berkaitan dengan penanganan perkara narkotika, sedangkan satu lainnya disebut ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bulukumba. Identitas keduanya belum diungkapkan secara resmi dalam keterangan yang tersedia.
Hingga berita ini disusun, satu tahanan telah berhasil diamankan kembali, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.
Belum ada penjelasan terperinci yang tersedia mengenai bagaimana alat untuk menggergaji jeruji dapat diperoleh, kapan pelarian pertama kali diketahui petugas, serta bagaimana prosedur pengawasan berjalan saat kejadian berlangsung.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting untuk dijawab melalui penjelasan resmi, bukan untuk mendahului proses penyelidikan, melainkan agar publik memperoleh gambaran utuh tentang kejadian dan langkah evaluasi yang akan dilakukan.
Mata Nusantara tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan membuka ruang klarifikasi bagi Polres Bulukumba untuk menjelaskan kronologi, prosedur pengamanan, serta perkembangan pencarian tahanan yang masih buron.
Perkembangan berikutnya akan menjadi bagian penting untuk menilai bagaimana peristiwa ini ditangani secara transparan dan akuntabel. (***).

Tinggalkan Balasan