MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

FANTASTIS!! Satlantas Polres Luwu Cetak 240 Pelopor Keselamatan, Police Goes to School Gembleng Siswa Baru SMAN 12

Program Police Goes to School yang digelar Satlantas Polres Luwu menjadi langkah preventif membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus mencetak pelajar sebagai pelopor keselamatan di Kabupaten Luwu.

LUWU, MATANUSANTARA — Komitmen Polres Luwu dalam membangun budaya tertib berlalu lintas tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat edukasi yang menyasar generasi muda. Melalui program Police Goes to School, Satlantas Polres Luwu menggembleng 240 siswa baru SMAN 12 Luwu agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sejak hari pertama mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (14/7/2026).

Langkah preventif tersebut menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia pelajar. Sejak dini, para siswa dibekali pemahaman bahwa disiplin berlalu lintas merupakan bagian dari karakter, tanggung jawab, sekaligus kepatuhan terhadap hukum.

Kegiatan dipandu langsung oleh KBO Satlantas Polres Luwu IPDA Muslimin bersama Ps. Kanit Kamsel Satlantas Polres Luwu AIPTU Rudy Salam, S.H. Materi yang disampaikan mencakup keselamatan berkendara menuju sekolah, etika berlalu lintas, pengenalan pelanggaran prioritas yang menjadi fokus penindakan kepolisian, sosialisasi pembentukan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Polres Luwu Tahun 2026, hingga diskusi interaktif yang berlangsung dinamis.

Kasat Lantas Polres Luwu, AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan lalu lintas harus menjadi bagian dari pembentukan karakter pelajar.

“Keselamatan berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia sekolah. Melalui kegiatan ini kami ingin membentuk pelajar yang memahami aturan, memiliki etika saat berada di jalan raya, serta mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun sekolah,” ujar AKP H. Alwi.

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi hukum, tetapi merupakan bentuk perlindungan terhadap nyawa diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Senada dengan itu, IPDA Muslimin mengingatkan para siswa agar tidak tergesa-gesa mengendarai kendaraan apabila belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kami mengajak seluruh siswa untuk membiasakan disiplin sejak sekarang, mulai dari menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, hingga tidak mengendarai kendaraan apabila belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan. Kepatuhan terhadap aturan merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K., menilai program Police Goes to School merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman dan berkeselamatan di Kabupaten Luwu.

“Program Police Goes to School merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda. Kami berharap para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mengajak keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya untuk bersama-sama mewujudkan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan,” tutur AKBP Adnan Pandibu.

Melalui program ini, Satlantas Polres Luwu tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial kepada pelajar.

Harapannya, para siswa mampu menjadi contoh di lingkungan sekolah, keluarga, hingga masyarakat dalam mendukung terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Luwu. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini