Geng Motor WARSER Diduga Tebar Teror di Makassar, Jatanras Ringkus Satu Pelaku & Buru Komplotannya
MAKASSAR, MATANUSANTARA -– Tim Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar mengamankan seorang remaja berinisial MA (17) yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan yang dilakukan kelompok geng motor di Jalan Sungai Saddang Baru, tepatnya di depan SPBU Pertamina, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.
Aksi tersebut diduga dipicu motif balas dendam. Berdasarkan informasi kepolisian, rombongan pelaku mendatangi lokasi secara konvoi menggunakan sekitar 20 sepeda motor dengan pengendara yang berboncengan dua hingga tiga orang sebelum melakukan penyerangan.
Dalam peristiwa itu, MA diduga tertinggal dari rombongan dan berhasil diamankan warga. Terduga pelaku sempat menjadi sasaran amuk massa, sementara sepeda motor yang digunakannya dilaporkan dibuang ke dalam selokan. Personel Jatanras kemudian tiba di lokasi dan segera mengevakuasi MA untuk menghindari aksi main hakim sendiri.
Penindakan dilakukan atas perintah Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kanit V Jatanras AKP Sangkala, S.H., M.H., CPHR bersama Kasubnit 2 Jatanras IPDA Supriadi Gaffar, S.H., M.H. setelah menerima laporan masyarakat mengenai adanya seorang terduga pelaku yang telah diamankan di lokasi kejadian.
Terduga kemudian dibawa ke Posko Jatanras untuk dimintai keterangan awal sebelum diserahkan ke Mako Polrestabes Makassar guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum.
Pengakuan Awal Sebut Kelompok Bernama WARSER
Berdasarkan hasil wawancara tim redaksi, interogasi awal, MA mengaku ikut dalam penyerangan bersama sejumlah rekannya yang menamakan kelompok mereka WARSER (Warung Seram).
Ia juga mengaku rombongan berjumlah sekitar 20 sepeda motor. Penyidik memperoleh informasi bahwa salah seorang yang diduga ikut dalam rombongan disebut membawa senjata tajam jenis parang menggunakan sepeda motor Honda Genio berwarna hitam tanpa pelat nomor.
Selain itu, penyidik juga memperoleh keterangan awal bahwa sebelum bergerak menuju lokasi penyerangan, para anggota kelompok diduga lebih dahulu mengonsumsi minuman keras.
Polisi turut mendalami sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik kumpul kelompok tersebut, di antaranya kawasan Tidung 5 dan Balla Beru, Toddopuli 3 Setapak 4, serta mengidentifikasi beberapa nama lain yang diduga ikut dalam rombongan. Seluruh informasi tersebut masih dalam tahap verifikasi dan pengembangan penyidikan.
Polisi Buru Pelaku Lain
Dalam perkara ini, penyidik mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna abu-abu dengan nomor polisi DD 6743 NH.
Hingga Sabtu malam, penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar masih melakukan pemeriksaan terhadap MA sekaligus memburu anggota kelompok lainnya yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.
Polisi juga mendalami dugaan kepemilikan senjata tajam, motif penyerangan, serta kemungkinan keterlibatan kelompok tersebut dalam aksi kriminal jalanan lainnya di wilayah Kota Makassar.
Kasus ini kembali menambah daftar aksi kekerasan jalanan yang diduga dilakukan kelompok geng motor di Makassar. Aparat diharapkan tidak hanya menangkap pelaku lapangan, tetapi juga mengungkap jaringan, aktor penggerak, dan sumber senjata yang digunakan agar fenomena geng motor dapat ditangani hingga ke akarnya.
Catatan: Seluruh keterangan yang berasal dari hasil interogasi merupakan bagian dari proses penyidikan dan masih memerlukan pembuktian lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (***)

Tinggalkan Balasan