Gerbong Mutasi Kapolri Guncang Polda Sulsel, Kursi Dirlantas dan Propam Berganti
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Gerbong mutasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali bergerak. Kali ini, sejumlah pejabat strategis di lingkungan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) masuk dalam daftar rotasi jabatan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP/2026 tertanggal 2 November 2026.
Perubahan tersebut tidak hanya menyentuh pergeseran personel, tetapi juga mencakup sejumlah posisi strategis yang memiliki peran penting dalam operasional, pengawasan internal, hingga fungsi intelijen kepolisian.
Salah satu pergeseran terjadi pada Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulsel. Kombes Pol Dr. Pria Budi yang sebelumnya menduduki jabatan Dirlantas, mendapat penugasan baru sebagai Kasubdit Ditregident Korlantas Polri.
Tongkat komando Ditlantas Polda Sulsel selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Sigit Adiwuryanto. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kabidkum Polda Sumatera Selatan (Sumsel).
Perubahan yang tak kalah strategis terjadi pada Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel. Kombes Pol Sudarmin ditunjuk menduduki jabatan Kabid Propam, menggantikan Kombes Pol Zulham Effendi.
Sebelum mendapat penugasan tersebut, Sudarmin menjabat sebagai Kasubditfasharkan Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.
Sementara itu, Kombes Pol Zulham Effendi mendapat penugasan baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri dalam rangka mengikuti Pendidikan Pengembangan Tinggi (Dikbangti).
Pergeseran juga terjadi pada jajaran Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam). AKBP Ananda Fauzi Harahap yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur Intelkam Polda Sulsel, mendapat penugasan ke Polda Metro Jaya dengan jabatan yang sama.
Di sisi lain, AKBP Zulanda yang sebelumnya menjabat Kabagdalpers RO SDM Polda Sulsel, dipercaya mengemban tugas baru sebagai Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda Riau.
Rotasi ini menandai perubahan komposisi sejumlah pejabat pada lini penting Polda Sulsel. Pergantian pimpinan pada fungsi lalu lintas, Propam, dan Intelkam sekaligus menjadi bagian dari dinamika pembinaan organisasi Polri.
Di tengah tuntutan masyarakat terhadap transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas aparat penegak hukum, jabatan-jabatan strategis tersebut memiliki tanggung jawab besar. Terlebih, fungsi Propam berkaitan langsung dengan pengawasan perilaku dan penegakan disiplin internal anggota Polri.
Sementara fungsi lalu lintas dan intelijen memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta mendukung stabilitas kamtibmas di wilayah Sulawesi Selatan.
Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana para pejabat baru menerjemahkan amanah tersebut ke dalam kinerja nyata. Sebab, keberhasilan rotasi jabatan tidak semata diukur dari pergantian posisi, melainkan dari peningkatan kualitas pelayanan, integritas, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (***).

Tinggalkan Balasan