KPK Tak Main-Main Basmi Koruptor, Genap 10 Hari Tahun 2026 Kembali OTT Pegawai Pajak
JAKARTA, MATANUSANTARA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggebrak awal tahun 2026 dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap aparatur negara. Baru genap 10 hari berjalan di tahun 2026, KPK telah mengamankan delapan orang dalam OTT di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kali ini sebanyak delapan pihak yang diamankan terdiri dari empat pegawai Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak dan empat pihak swasta, yang diduga terlibat dalam praktik pengaturan nilai pajak bernilai besar.
Ditemui Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. Ia membenarkan operasi senyap tersebut dan menegaskan bahwa penindakan dilakukan setelah proses penyelidikan tertutup yang matang.
“Betul, ada delapan orang yang diamankan dalam kegiatan penyelidikan tertutup yang KPK lakukan, mereka diamnakan oleh tim tim pada hari Jumat kemarin” ujarnya kepada media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (10/01/2026)
Usai 3 Tersangka Suap Katalis Dijebloskan ke Penjara, KPK Seret Eks Direktur Pengolahan Pertamina
Kedelapan yang terjaring OTT, kata Budi, terbagi dua diantaranya empat internal Dirjenpas dan empat pihak swasta.
“Empat di antaranya adalah pegawai Ditjen Pajak, dan empat lainnya merupakan pihak swasta,” tegas Budi.
Budi juga mengungkapkan, OTT terebut berkaitan langsung dengan dugaan pengaturan pajak di sektor pertambangan, sektor strategis yang selama ini menyumbang penerimaan negara dalam jumlah besar namun rawan disusupi praktik koruptif.
“Kegiatan ini terkait dengan dugaan modus pengaturan pajak di sektor pertambangan,” tegasnya.
Viral !! Kinerja KPK Sepanjang 2025 Terungkap Usai Gelar Konpers, Setyo: Kami Terus Berbenah
Hingga saat ini, KPK belum mengungkap identitas para pihak yang diamankan. Seluruhnya masih menjalani pemeriksaan intensif pada tahap penyelidikan awal.
“Saat ini para pihak yang diamankan masih terus dilakukan pemeriksaan secara intensif,” kata Budi.
Diamankan di Sejumlah Lokasi Jabodetabek
Informasi yang dihimpun menyebutkan, OTT dilakukan di beberapa titik berbeda di wilayah Jabodetabek, mengindikasikan adanya pola koordinasi dan relasi yang tidak berdiri sendiri.
Viral !! Kinerja KPK Sepanjang 2025 Terungkap Usai Gelar Konpers, Setyo: Kami Terus Berbenah
Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.
Awal Tahun, Sinyal Keras Penegakan Hukum
OTT ini menjadi sinyal keras KPK di awal tahun 2026 bahwa sektor pajak sebagai tulang punggung penerimaan negara tetap berada dalam radar pengawasan ketat.
Penindakan cepat ini sekaligus menegaskan bahwa reformasi fiskal tidak akan berjalan tanpa integritas aparatur.
Viral !! Kinerja KPK Sepanjang 2025 Terungkap Usai Gelar Konpers, Setyo: Kami Terus Berbenah
Berdasarkan laporan kinerja sebelumnya, sepanjang 2025 KPK telah melakukan 11 OTT. Fakta bahwa OTT kembali terjadi hanya dalam 10 hari pertama 2026 menunjukkan bahwa praktik korupsi di sektor pajak belum sepenuhnya berhenti, dan penindakan masih menjadi instrumen utama pemulihan kepercayaan publik.
Lebih dari sekadar penangkapan, langkah KPK ini menjadi pesan tegas: siapa pun yang bermain-main dengan uang negara, cepat atau lambat akan berhadapan dengan hukum. (RAM).

Tinggalkan Balasan