Kriminalitas dan Kecelakaan Turun, Siapa Masih Berani Bilang Makassar Tak Aman
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Sepanjang tahun 2025, Polrestabes Makassar membukukan penurunan signifikan pada indikator inti keamanan kota, mulai dari kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, hingga pelanggaran internal.
Capaian tersebut menjadi bukti konkret efektivitas strategi pengamanan dan pelayanan publik, khususnya di tengah keterbatasan jumlah personel dan meningkatnya dinamika sosial masyarakat.
Fakta tersebut dipaparkan dalam press release capaian kinerja tahun 2025 di Aula Mappaoddang Markas Polrestabes Makassar, Selasa (30/12/2025), yang dipimpin langsung Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi pejabat utama Polrestabes Makassar.
Kriminalitas Menurun, Penyelesaian Perkara Justru Meningkat
Data reserse kriminal menunjukkan penurunan laporan gangguan kamtibmas sebesar 20,5 persen. Dari 6.797 laporan pada tahun 2024, jumlahnya turun menjadi 5.404 laporan pada tahun 2025. Pada saat yang sama, penyelesaian perkara meningkat, dari 4.430 perkara menjadi 4.761 perkara, menandakan kinerja penyidikan yang semakin efektif.
Kecelakaan dan Korban Jiwa Turun Drastis
Pada sektor lalu lintas, Polrestabes Makassar mencatat penurunan angka kecelakaan dari 1.972 kasus pada tahun 2024 menjadi 1.850 kasus pada tahun 2025. Dampak paling krusial terlihat pada korban meninggal dunia yang turun tajam dari 109 orang menjadi 68 orang, atau menurun sekitar 37,6 persen.
Pelanggaran Lalu Lintas Anjlok, Kepatuhan Publik Meningkat
Penerapan tilang elektronik berdampak nyata terhadap kepatuhan masyarakat. Jumlah pelanggaran lalu lintas anjlok lebih dari 50 persen, dari 9.310 pelanggaran pada tahun 2024 menjadi 4.349 pelanggaran di tahun 2025. Sejalan dengan itu, nilai denda tilang ikut menurun drastis, dari Rp2,09 miliar menjadi Rp792 juta.
Disiplin Personel Terkendali
Di internal kepolisian, pelanggaran disiplin personel berhasil ditekan dari 18 kasus pada tahun 2024 menjadi 11 kasus di tahun 2025, atau turun 38,89 persen. Penurunan ini memperkuat klaim penguatan pembinaan dan pengawasan internal.
Capaian Diraih di Tengah Kekurangan Personel
Seluruh penurunan indikator tersebut diraih dalam kondisi kekurangan personel sebanyak 471 orang. Jumlah personel Polrestabes Makassar menurun dari 1.763 menjadi 1.719 personel, namun tidak berdampak pada kualitas pelayanan dan pengendalian kamtibmas.
Strategi Preemtif dan Preventif Jadi Kunci
Kapolrestabes Makassar menegaskan bahwa penurunan indikator keamanan tidak terlepas dari penguatan pendekatan preemtif dan preventif. Sepanjang tahun 2025, patroli Samapta dilaksanakan sebanyak 1.556 kali, sementara patroli Polsek jajaran mencapai 8.760 kali, didukung program Jumat Curhat, safari subuh, dan sambang kamtibmas.
Evaluasi Berbasis Data untuk 2026
Kapolrestabes menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut menjadi pijakan kuat untuk menjaga tren positif di tahun 2026, sembari mengantisipasi tantangan berupa peningkatan unjuk rasa, konflik kelompok, dan potensi bencana.
“Seluruh data yang kami sampaikan merupakan fakta di lapangan dan menjadi evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegas Kombes Pol. Arya Perdana. (RAM).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan