MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Rutan Makassar & Dinkes Perkuat Sistem Deteksi Dini Penyakit Menular, Wujudkan Layanan Kesehatan Pemasyarakatan Berkualitas

Rutan Kelas I Makassar bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar menggelar skrining kesehatan untuk memperkuat deteksi dini penyakit menular dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan.

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif bagi warga binaan terus diperkuat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar. Bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Rutan menggelar skrining kesehatan sebagai langkah strategis dalam memperkuat deteksi dini penyakit menular, meningkatkan kualitas pelayanan medis, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan aman.

Kegiatan yang berlangsung di Klinik Pratama dr. Sahardjo Rutan Kelas I Makassar, Sabtu (25/7/2026), melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Makassar bersama tim medis Rutan Makassar.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap warga binaan sebagai bagian dari upaya pencegahan, pengendalian, dan pemantauan kondisi kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Skrining mencakup pemeriksaan kesehatan umum, identifikasi faktor risiko penyakit menular, hingga edukasi kesehatan mengenai pola hidup bersih dan sehat. Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi pelayanan kesehatan yang mengedepankan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara berkesinambungan.

Kepala Klinik Pratama dr. Sahardjo Rutan Kelas I Makassar, dr. Wahidah Djalil, menegaskan bahwa deteksi dini merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kualitas kesehatan warga binaan sekaligus meminimalkan risiko penyebaran penyakit di lingkungan hunian yang memiliki tingkat interaksi tinggi.

“Melalui skrining kesehatan, kami dapat mengidentifikasi kondisi kesehatan warga binaan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ujar dr. Wahidah Djalil.

Menurutnya, hasil pemeriksaan akan menjadi dasar bagi tenaga medis dalam menentukan langkah penanganan, pemantauan, maupun tindak lanjut pelayanan kesehatan sesuai kondisi masing-masing warga binaan. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap warga binaan memperoleh hak atas pelayanan kesehatan yang optimal.

Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Makassar mengapresiasi komitmen Rutan Kelas I Makassar yang secara konsisten membangun kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sistem pengendalian penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.

Ia menilai, keberhasilan menjaga kesehatan masyarakat di lingkungan tertutup tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi yang berkelanjutan antara institusi pemasyarakatan dan sektor kesehatan.

“Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat agar upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif dapat berjalan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan nasional melalui peningkatan deteksi dini, pencegahan penyakit, dan pemerataan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.

Melalui kegiatan skrining kesehatan ini, Rutan Kelas I Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pelayanan kesehatan pemasyarakatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada perlindungan hak-hak warga binaan.

Selain memperkuat deteksi dini penyakit menular, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, produktif, serta mendukung keberhasilan proses pembinaan secara berkelanjutan. (***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini