MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Tak Biasa! Kajati Sulsel Turun ke Balik Mikrofon RRI, Bacakan Berita Secara Live

Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin saat tampil sebagai pembawa berita dalam program “Warta Berita Siang” RRI Pro 1 Makassar, Kamis (10/9/2026).

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan (Sulsel) Muhammad Syarifuddin turun langsung ke balik mikrofon dan menjadi pembawa berita dalam program “Warta Berita Siang” RRI Pro 1 Makassar, Kamis (10/9/2026). Siaran yang berlangsung secara live pada pukul 14.00 WITA tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Radio Republik Indonesia (RRI).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kehadiran Muhammad Syarifuddin di ruang siar RRI bukan sekadar kunjungan seremonial. Orang nomor satu di jajaran Kejati Sulsel itu mengambil peran langsung sebagai pembawa berita dan menyampaikan informasi aktual kepada masyarakat melalui siaran radio publik.

Dalam kesempatan tersebut, RRI mengusung tema HUT ke-81 “Suara Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang sinergi antara RRI dengan Kejati Sulsel dalam memperkuat komunikasi publik dan penyebaran informasi kepada masyarakat.

Di balik mikrofon, Muhammad Syarifuddin membacakan lima rangkuman peristiwa penting yang terjadi di wilayah Sulawesi Selatan. Informasi yang disampaikan mencakup berbagai sektor, mulai dari pengawasan informasi, persoalan sosial, pemerintahan, pelayanan publik hingga penegakan hukum.

Salah satu berita yang dibacakannya berkaitan dengan tantangan KPID Sulsel dalam melakukan pengawasan informasi di tengah perkembangan era digital. Setelah itu, ia menyampaikan informasi mengenai Pemkab bersama masyarakat Bone yang menggelar salat Istisqa di Lapangan Merdeka sebagai ikhtiar menghadapi kondisi kekeringan.

Berikutnya, Kajati Sulsel membacakan informasi mengenai operasi terpadu Pemkab Sinjai dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pajak kendaraan. Berita lainnya mengangkat keberhasilan Polrestabes Makassar memusnahkan 10 kilogram narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Menariknya, dari lima berita yang dibacakan, Muhammad Syarifuddin juga menyampaikan informasi yang berkaitan langsung dengan institusi yang dipimpinnya. Ia membacakan berita mengenai kampanye pencegahan korupsi yang dilakukan Kejati Sulsel dalam proses pembangunan dan penyelenggaraan program Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu Program Strategis Nasional.

Keterlibatan Kajati Sulsel sebagai pembawa berita menjadi gambaran lain dari sinergi antara institusi penegak hukum dan media publik. Tidak hanya hadir sebagai pejabat yang memberikan keterangan, Muhammad Syarifuddin mengambil peran langsung dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Usai menyelesaikan tugasnya di ruang siar, Muhammad Syarifuddin mengaku pengalaman tersebut menjadi momen yang berkesan. Ia menyebut tampil sebagai pembawa berita secara live merupakan pengalaman pertamanya.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya menjadi pemandu berita yang disiarkan secara live. Selamat Ulang Tahun ke-81 untuk RRI, semoga terus berjaya menjadi media pemersatu dan penyambung lidah masyarakat yang berdaulat,” ungkapnya.

Sementara itu, momentum tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa komunikasi publik dapat dibangun melalui berbagai ruang, termasuk media penyiaran publik. Kehadiran pejabat penegak hukum secara langsung di ruang siar menjadi bentuk kedekatan komunikasi dengan masyarakat.

HUT ke-81 RRI pun menjadi momentum memperkuat kembali peran radio publik sebagai salah satu sarana penyebaran informasi yang menjangkau masyarakat secara luas. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus mendorong penyampaian informasi yang faktual, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini