Teror Parang di Kandea, “Preman Kampung” Tantang Lapor Polisi, Rekaman CCTV Guncang Makassar
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Aksi premanisme brutal kembali mencoreng rasa aman warga Kota Makassar. Sebuah rekaman CCTV berdurasi 6 menit 56 detik yang beredar luas memperlihatkan detik-detik owner toko kelontong di Jalan Kandea III, Kelurahan, Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, nyaris ditebas sebilah parang oleh pria yang diduga preman kampung.
Peristiwa ini terjadi Kamis (25/12/2025), namun baru viral Sabtu (27/12/2025) dan menyulut kemarahan publik. Dalam video, tampak seorang pria mendatangi toko kelontong. Ia membawa parang dan memulai interaksi dengan dalih menggadaikan handphone senilai Rp200 ribu.
Situasi mendadak mencekam. Pelaku justru mengacungkan parang, melontarkan kata-kata bernada ancaman, dan menuding pemilik toko pelit. Lebih dari itu, pelaku dengan sikap menantang mempersilakan korban melapor ke polisi, seolah kebal hukum.
Ciri-ciri pelaku terekam jelas: tinggi sekitar 165 cm, berwajah sangar, kulit kuning langsat, berkumis dan berjanggut, mengenakan baju lengan panjang putih bertuliskan “IN ON CLOUD NINE”.
Dalam rekaman, pelaku bahkan menyuruh korban mengambil parang untuk adu duel, tindakan yang memperlihatkan eskalasi ancaman serius terhadap nyawa.
Ketegangan meningkat ketika warga sekitar menegur. Alih-alih mereda, pelaku kembali mengamuk dan mengajak duel warga yang menegurnya. Aksi ini memperlihatkan pola intimidasi terbuka di ruang publik.
Terpisah, seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Bontoala membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan lokasi berada di wilayah hukum Polsek Tallo.
“Iya betul dinda, peristiwa itu terjadi di wilayah Tallo,” ujarnya singkat dan meminta identitanya dirahasiakan, kepada matanusantara.co.id melalui pesan WhatsApp, Sabtu (27/12).
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi terkait penanganan hukum, identitas pelaku, maupun status penyelidikan. Awak media masih menunggu klarifikasi RT/RW, Polsek Tallo, dan Polrestabes Makassar.
Kasus ini menambah daftar teror senjata tajam yang terekam kamera namun kerap tak berujung kepastian hukum. Publik kini menanti tindakan cepat dan tegas aparat sebelum premanisme kembali memakan korban. (RAM).
Sumber: Video Rekaman CCTV milik Toko Kelontong Korban.

Tinggalkan Balasan