Warga Binaan Rutan Makassar Lakukan Pengajian dan Penguatan Spiritual
MAKASSAR, MATANUSANTARA – Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar kembali melaksanakan kegiatan pengajian rutin bagi Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan nilai-nilai spiritual.
Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Rutan Makassar dan diikuti dengan khidmat oleh warga binaan, sebagai upaya menghadirkan ketenangan batin serta ruang refleksi diri di tengah masa pembinaan.
Kepala Subseksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Rutan Kelas I Makassar, Djanwar Bakkara, menegaskan bahwa pengajian rutin merupakan sarana penting dalam membangun kesadaran dan perubahan sikap warga binaan.
“Melalui pengajian ini, kami ingin menghadirkan cahaya dan harapan. Pembinaan spiritual menjadi pondasi penting agar warga binaan mampu memperbaiki diri, menata kembali kehidupan, dan siap kembali ke masyarakat dengan nilai yang lebih baik,” ujarnya.
Putusan Prapid Gugurkan SP3, Polantas Polres Sinjai Tempuh Banding ke PT Makassar
Dalam tausiyahnya, penceramah mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan kondisi yang sedang dijalani sebagai momentum muhasabah diri.
“Dalam keterbatasan seperti ini, justru kita diajak untuk lebih jujur pada diri sendiri. Muhasabah adalah kunci agar hati menjadi tenang, menerima proses, dan menata niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Bekali Keterampilan Global, Lapas Cipinang Dorong Pendidikan Lewat Kursus Bahasa Jepang
Melalui kegiatan pengajian rutin ini, Rutan Kelas I Makassar terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek mental dan spiritual warga binaan.
Sehingga proses pemasyarakatan tidak hanya bersifat pembinaan fisik dan disiplin, tetapi juga membangun kesadaran, akhlak, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.


Tinggalkan Balasan