Bukan Tangkap Penjahat! Patroli Polsek Belopa Justru Antarkan Nenek Tersesat Pulang
LUWU, MATANUSANTARA — Tidak semua tugas patroli malam berakhir dengan penangkapan pelaku kejahatan. Terkadang, tugas kepolisian justru menghadirkan kisah kemanusiaan yang menyentuh hati. Seperti yang dilakukan personel Kepolisian Sektor (Polsek) Belopa, Kabupaten Luwu.
Di tengah patroli malam, mereka menemukan seorang nenek bernama Marek yang kebingungan dan kehilangan arah hingga tidak mampu mengingat jalan menuju rumahnya.
Bukan membiarkan sang nenek menghadapi situasi tersebut seorang diri, petugas justru mengambil langkah cepat untuk memberikan pertolongan. Mereka memastikan Nenek Marek dapat kembali ke tempat tinggalnya dan berkumpul bersama keluarga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa malam (3/11/2026), ketika personel Polsek Belopa melaksanakan Patroli Biru yang dipimpin Kanit Samapta, Aiptu Supardi.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati Nenek Marek berada dalam kondisi kebingungan dan kesulitan mengingat arah jalan menuju rumahnya.
Melihat kondisi yang membutuhkan perhatian tersebut, personel patroli segera menghampiri dan berupaya mengetahui identitas serta alamat tempat tinggal sang nenek.
Dengan bantuan informasi dari masyarakat sekitar, petugas akhirnya berhasil mengetahui bahwa Nenek Marek merupakan warga Lingkungan Balo-balo, Kelurahan Balo-balo, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu.
Setelah alamatnya dipastikan, personel Polsek Belopa langsung mengantarkan Nenek Marek kembali ke rumahnya.
Kepulangan sang nenek tentu menjadi kabar melegakan bagi keluarga. Situasi yang semula berpotensi menimbulkan kekhawatiran akhirnya berakhir dengan pertemuan kembali di rumah.
Namun, di balik peristiwa sederhana tersebut, terdapat pesan penting tentang kepedulian terhadap kelompok lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih, terutama ketika mengalami kebingungan dan berisiko tersesat.
Personel Polsek Belopa juga mengingatkan pihak keluarga agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas Nenek Marek. Imbauan ini disampaikan mengingat kondisi sang nenek yang terkadang mengalami kebingungan hingga meninggalkan rumah.
Peristiwa tersebut memperlihatkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu identik dengan penegakan hukum dan penindakan kriminalitas.
Ada tanggung jawab kemanusiaan yang juga melekat dalam tugas kepolisian, yakni memberikan perlindungan, pertolongan, dan rasa aman kepada masyarakat yang membutuhkan.
Patroli Biru yang dilaksanakan Polsek Belopa menjadi salah satu bentuk kehadiran aparat di tengah masyarakat, termasuk ketika menghadapi persoalan sosial yang membutuhkan respons cepat dan kepedulian.
Polres Luwu terus berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis dengan mengedepankan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
Sebab, tidak semua keberhasilan polisi diukur dari berapa banyak pelaku kejahatan yang ditangkap. Terkadang, keberhasilan terbesar justru ketika seseorang yang kehilangan arah berhasil diantarkan kembali ke tempat paling aman: rumah dan keluarganya.
Malam itu, patroli Polsek Belopa bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan Nenek Marek menemukan jalan pulang. (***).

Tinggalkan Balasan