Cetak SDM Unggul, Lapas Narkotika Sungguminasa Sambut 16 Peserta MagangHub Kemnaker RI
GOWA, MATANUSANTARA — Komitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul terus ditunjukkan Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa. Sebanyak 16 peserta MagangHub Program Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) resmi memulai kegiatan magang di lingkungan lembaga pemasyarakatan tersebut, Senin (10/8/2026).
Kehadiran para peserta magang menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah dan institusi pemasyarakatan dalam menciptakan ruang belajar yang memberikan pengalaman kerja nyata bagi generasi muda. Program ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Kegiatan hari pertama diawali dengan apel pagi bersama jajaran pegawai yang dipimpin langsung Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Gunawan. Dalam arahannya, Gunawan menegaskan bahwa program magang bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan kesempatan berharga untuk memahami budaya kerja, meningkatkan kompetensi, serta membangun karakter profesional.
Sebagai tahap pengenalan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai tugas dan fungsi pemasyarakatan, termasuk peran strategis lembaga pemasyarakatan dalam proses pembinaan warga binaan. Para peserta juga diperkenalkan dengan struktur organisasi serta berbagai bidang yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, peserta didampingi Kasubbag Tata Usaha, Andi Muhammad Sibli, melakukan kunjungan ke seluruh unit kerja di lingkungan Lapas Narkotika Sungguminasa. Pada setiap seksi, peserta memperoleh penjelasan langsung terkait tugas pokok, fungsi, serta mekanisme kerja yang dijalankan dalam mendukung pelayanan dan pembinaan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya diperkenalkan pada aspek administratif, tetapi juga memahami bagaimana setiap unit kerja saling terintegrasi dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang efektif, humanis, dan berorientasi pada pembinaan.
Gunawan menekankan pentingnya menjunjung tinggi kedisiplinan, etika, serta integritas selama mengikuti program magang.
“Patuhi seluruh aturan yang berlaku di lingkungan Lapas, jaga kedisiplinan, etika, dan sikap selama mengikuti program magang. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya, menunjukkan kemampuan, serta mengasah skill dan kompetensi yang kalian miliki. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja ke depannya,” ujar Gunawan.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama magang akan menjadi modal penting bagi peserta dalam membangun kapasitas diri, memperluas wawasan, serta meningkatkan daya saing di masa mendatang.
Program MagangHub sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat kompetensi tenaga kerja melalui pembelajaran langsung di dunia kerja.
Melalui keterlibatan aktif dalam program ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menunjukkan dukungannya terhadap agenda pembangunan SDM nasional yang berkualitas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dengan semangat kolaborasi dan transfer pengetahuan, Lapas Narkotika Sungguminasa berharap program ini mampu memberikan manfaat tidak hanya bagi peserta magang, tetapi juga bagi penguatan budaya kerja profesional di lingkungan pemasyarakatan. (**)

Tinggalkan Balasan