Modus Beli Softex, Dua Wanita di Medan Terciduk Warga Diduga Gasak Motor Warung
MEDAN, MATANUSANTARA — Jagat media sosial kembali diguncang tayangan yang memantik emosi publik. Sebuah video viral memperlihatkan dua wanita muda diamankan warga setelah diduga mencoba membawa kabur sepeda motor dengan modus sederhana namun licik: berpura-pura membeli softex di sebuah warung.
Rekaman yang pertama kali diunggah akun Instagram @egyliem dan dikutip ulang oleh @reset.feeds itu disebut terjadi pada Jumat, 16 Januari 2026. Dalam hitungan jam, video tersebut menyebar luas dan menjadi bahan perbincangan hangat warganet.
Dalam video berdurasi singkat itu, suasana di lokasi tampak tegang. Sejumlah warga mengerubungi kedua wanita tersebut, sementara seorang pria yang diduga pemilik warung sekaligus pemilik motor terdengar lantang menyampaikan keberatannya.
“Motor saya kan di depan warungnya, lura gitu langsung jalan. Berdua ini!” ujar pria tersebut dengan nada tinggi, menegaskan dirinya sebagai saksi langsung, kutip matanusantara.co.id, seperti apa yang disampaikan warga yang ada di tempat kejadian perkara (TKP), sabtu (17/01/2026).
Salah satu wanita berkacamata sempat terdengar mencoba menyela pembicaraan, namun langsung dipotong oleh warga yang menegaskan posisi mereka sebagai saksi.
“Udah jangan ngomong! Gua saksinya, orang gua yang punya warung kok,” tegas pria tersebut dalam video.
Masih dalam rekaman, pria itu juga menyebut bahwa kedua wanita tersebut sempat dikejar warga hingga ke area kompleks sekitar lokasi kejadian, sebelum akhirnya berhasil diamankan.
Berdasarkan keterangan teks dalam video, kedua wanita itu diduga menggunakan modus membeli pembalut untuk mengalihkan perhatian penjaga warung, sementara sepeda motor yang terparkir di depan warung diduga menjadi target utama.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai lokasi pasti kejadian maupun status hukum kedua wanita tersebut. Namun dalam narasi video disebutkan bahwa keduanya telah diamankan warga dan akan diserahkan kepada aparat berwenang untuk proses lebih lanjut.
Viralnya video ini memantik reaksi keras dari warganet. Sebagian besar mengaku geram, sementara lainnya menyoroti fakta bahwa pelaku kejahatan tidak mengenal jenis kelamin maupun penampilan.
“Cantik bukan jaminan,” tulis salah satu komentar warganet, menegaskan bahwa kewaspadaan tetap harus dijaga siapa pun yang berada di sekitar kendaraan.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar tidak lengah saat memarkir kendaraan, bahkan di lokasi yang dianggap aman seperti depan warung atau pemukiman. Modus kejahatan terus berkembang, dan kelengahan sekecil apa pun dapat dimanfaatkan pelaku.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan