Momentum Isra Mi’raj, Kalapas Palopo Tegaskan Penguatan Integritas
PALOPO, MATANUSANTARA — Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah / 2026 M dimaknai secara mendalam oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo sebagai momentum strategis untuk memperkuat fondasi keimanan, integritas, dan etos profesional aparatur pemasyarakatan.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, A.Md.IP., S.H., M.H., kepada matanusantara.co.id, menegaskan bahwa peristiwa agung Isra Mi’raj tidak sekadar diperingati sebagai ritual keagamaan, melainkan menjadi pengingat moral dan spiritual bagi seluruh jajaran dalam menjalankan amanah negara.
“Melalui hikmah Isra Mi’raj, kita perkuat keimanan dan integritas guna mewujudkan insan pemasyarakatan yang profesional dan berakhlak,” tegas Kalapas Palopo dalam pesannya, Jumat (16/01/2026)
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Isra Mi’raj harus tercermin dalam sikap disiplin, tanggung jawab, serta komitmen pelayanan publik yang bersih dan berkeadilan, khususnya dalam pelaksanaan tugas pembinaan warga binaan pemasyarakatan.
Peringatan ini sekaligus menjadi penguat arah reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, dengan menjadikan nilai BerAKHLAK sebagai pedoman kerja yang tidak hanya normatif, tetapi aplikatif dalam setiap lini pelayanan.
Kalapas Palopo menekankan bahwa insan pemasyarakatan dituntut tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga matang secara moral dan spiritual, sehingga mampu menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik.
Melalui momentum Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Lapas Kelas IIA Palopo berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya tata kelola pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pembinaan, selaras dengan nilai keagamaan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan