MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Polsek Tamalate Perketat Patroli Hari Buruh, Cegah Hoaks dan Provokasi Massa

Personel Polsek Tamalate melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat guna mencegah potensi gangguan kamtibmas pada peringatan Hari Buruh Nasional di wilayah Kecamatan Tamalate, Makassar.

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Peringatan Hari Buruh Nasional yang identik dengan mobilisasi massa mendapat atensi khusus dari aparat kepolisian. Polsek Tamalate Polrestabes Makassar menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Jumat pagi (1 Mei 2026), sebagai langkah antisipatif menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Langkah ini menunjukkan bahwa aparat tidak menunggu terjadinya gangguan, tetapi mulai mengunci potensi kerawanan sejak dini. Terlebih, momentum Hari Buruh kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memancing eskalasi, baik melalui aksi langsung maupun penyebaran informasi yang belum tentu benar.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Markas Komando (Mako) Polsek Tamalate yang dipimpin oleh Panit 1 Binmas, Ipda Arwin Saleh, S.H., M.H., selaku perwira pengendali. Dalam arahannya, personel ditekankan untuk mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap tegas dalam menghadapi potensi gangguan di lapangan.

Usai apel, personel gabungan piket fungsi langsung bergerak melakukan patroli ke sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan. Patroli tidak hanya difokuskan pada pemantauan aktivitas masyarakat, tetapi juga pada upaya pencegahan terhadap kemungkinan munculnya aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Di lapangan, petugas aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Warga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang, khususnya yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas.

Selain itu, aparat juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Penyebaran berita hoaks dinilai dapat memperkeruh situasi dan memicu konflik yang sebenarnya bisa dihindari.

Pendekatan yang dilakukan tidak bersifat represif, melainkan mengedepankan komunikasi langsung dengan masyarakat. Hal ini dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan lingkungan.

Petugas juga menyasar kalangan pekerja dan karyawan perusahaan agar memperingati Hari Buruh dengan kegiatan yang positif, tanpa melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Kapolsek Tamalate, Kompol H. Muh. Thamrin, S.E., M.M., menegaskan bahwa patroli KRYD merupakan bagian dari strategi preventif yang terus diperkuat, khususnya pada momen yang memiliki potensi kerawanan tinggi.

“Kegiatan patroli KRYD ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Hukum Polsek Tamalate,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” lanjutnya.

Penguatan patroli ini sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penindakan, tetapi juga dalam pencegahan.

Dengan intensitas patroli yang ditingkatkan, aparat berharap potensi gangguan dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan rasa aman.

Momentum Hari Buruh pun diharapkan tidak bergeser menjadi ruang konflik, melainkan tetap menjadi refleksi perjuangan pekerja dalam suasana yang tertib dan damai. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini