Refleksi Akhir Tahun Warga Binaan Rutan Makassar Bangkit dan Mensyukuri
MAKASSAR, MATANUSANTARA – Menutup lembaran 2025, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar menggelar refleksi akhir tahun bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan tema “Mensyukuri Takdir, Menata Masa Depan, dan Menjaga Iman di Tengah Perubahan Zaman”.
Kegiatan tersebut menjadi momen introspeksi, penguatan spiritual, dan penanaman semangat baru bagi mereka yang tengah menapaki perjalanan pembinaan.
Kegiatan dibuka Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Angga Satrya, yang menegaskan pentingnya menghargai perjalanan hidup, termasuk masa sulit yang dijalani di dalam rutan, sebagai proses pembelajaran untuk menata masa depan.
“Refleksi akhir tahun ini bukan sekadar seremonial. Kami ingin warga binaan mensyukuri setiap takdir, mengambil pelajaran dari masa lalu, dan menata masa depan dengan lebih bijak. Rutan hadir mendampingi setiap langkah perubahan agar mereka kembali ke masyarakat dengan iman dan karakter lebih kuat,” ujar Angga Satrya.
Ceramah keagamaan oleh Ust. Ichwan Jufri menjadi puncak kegiatan, mengajak warga binaan meneguhkan iman dan ketakwaan di tengah derasnya perubahan zaman.
“Mensyukuri takdir tidak berarti berhenti berusaha. Menerima masa lalu dengan ikhlas sambil terus berikhtiar adalah kunci bangkit dari kesalahan, membangun harapan baru, dan menata masa depan lebih bermakna,” tegas Ust. Ichwan Jufri.
Refleksi akhir tahun ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran diri, memperkuat mental, dan membangun karakter warga binaan agar kembali ke masyarakat dengan semangat positif.
Diketahui kegiatan ini menegaskan komitmen Rutan Kelas I Makassar dalam pembinaan yang menyentuh aspek spiritual, moral, dan mental, sekaligus memberi inspirasi bahwa setiap manusia mampu berubah. (RAM).
Sumber: Humas.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan