MATANUSANTARA.CO.ID

Faktual, Tajam, Terpercaya

Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar UAS, Polres Luwu Bersama TNI dan Forkopimda Wujudkan Pengamanan Zero Incident

Personel Polres Luwu bersama TNI, Forkopimda, dan stakeholder melaksanakan pengamanan terpadu pada kegiatan Dzikir dan Tabligh Akbar bersama Ustaz Abdul Somad dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Sabtu (25/7/2026). Pengamanan berlapis memastikan ribuan jemaah mengikuti kegiatan dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan.

LUWU, MATANUSANTARA — Ribuan jemaah memadati Lapangan Andi Djemma, Belopa, Sabtu malam (25/7/2026), untuk mengikuti Dzikir dan Tabligh Akbar bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67. Di balik khidmatnya lantunan zikir dan tausiah yang menggema di pusat kota Belopa, terdapat operasi pengamanan terpadu yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan tanpa gangguan keamanan.

Keberhasilan tersebut merupakan buah sinergi Polres Luwu, TNI, Pemerintah Kabupaten Luwu, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan stakeholder terkait yang bekerja secara terintegrasi sejak sebelum acara dimulai hingga rombongan penceramah meninggalkan wilayah Kabupaten Luwu.

Sejak sore hari, personel Polres Luwu telah disebar pada sejumlah titik vital. Pengamanan dilakukan secara berlapis, meliputi sterilisasi lokasi, pengaturan arus lalu lintas, pengamanan kantong parkir, pengawasan akses masuk dan keluar area kegiatan, pengamanan panggung utama, hingga pengawalan VVIP terhadap rombongan Ustaz Abdul Somad dari Rumah Jabatan Bupati Luwu menuju Lapangan Andi Djemma.

Langkah preventif tersebut membuat ribuan masyarakat dapat mengikuti tabligh akbar dengan rasa aman dan nyaman tanpa mengganggu mobilitas masyarakat maupun aktivitas lalu lintas di sekitar lokasi.

Mewakili Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K., Wakapolres Luwu Kompol Misbahuddin, S.H., hadir mendampingi Bupati Luwu H. Patahudding, S.Ag., Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, S.H., serta jajaran Forkopimda Kabupaten Luwu.

Suasana religius langsung terasa ketika acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang disambut khidmat oleh ribuan jemaah.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu menyampaikan harapan agar kehadiran Ustaz Abdul Somad tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat Luwu.

“Semoga ceramah dakwah yang disampaikan Ustaz Abdul Somad membawa keberkahan bagi Kabupaten Luwu, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi momentum untuk bersama-sama membangun daerah yang religius, aman, dan sejahtera,” ujar Bupati Luwu, dikutip media ini.

Memasuki sesi tausiah, Ustaz Abdul Somad tampil dengan gaya dakwah yang menjadi ciri khasnya, komunikatif, penuh humor, namun tetap sarat pesan moral dan keagamaan.

Di hadapan ribuan jemaah, UAS mengajak umat Islam memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui salat, memperbanyak selawat, menjaga silaturahmi, memperkokoh persatuan, serta membiasakan amal saleh sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.

Tak lupa, UAS memanjatkan doa agar Kabupaten Luwu senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari segala musibah, dikaruniai pemimpin yang amanah, serta terus berkembang menjadi daerah yang damai, religius, dan sejahtera.

Momen yang paling menyita perhatian terjadi menjelang penutupan kegiatan. Pin yang dikenakan Ustaz Abdul Somad dilelang di hadapan ribuan jemaah dan berhasil terjual dengan nilai Rp21 juta. Seluruh hasil lelang tersebut didedikasikan untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Azhar di Kota Makassar, yang langsung disambut tepuk tangan dan antusiasme para jemaah.

Usai menyelesaikan rangkaian dakwahnya, Ustaz Abdul Somad melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Luwu Utara. Personel Satuan Lalu Lintas Polres Luwu melakukan pengawalan estafet hingga batas wilayah sebelum diserahkan kepada Satlantas Polres Luwu Utara, sebagai bagian dari standar pengamanan perjalanan tokoh nasional.

Keberhasilan pengamanan tabligh akbar ini menjadi gambaran nyata kesiapan Polres Luwu dalam mengelola agenda masyarakat yang melibatkan ribuan peserta. Sinergi lintas sektor yang dibangun tidak hanya memastikan keamanan tetap kondusif, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas keagamaan dengan penuh kekhusyukan.

Momentum Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 pun tidak hanya menjadi perayaan perjalanan daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat persatuan di Bumi Sawerigading. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini