Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Keluarga Nilai Empat Tersangka Kasus Prada Lucky Belum Cukup – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Keluarga Nilai Empat Tersangka Kasus Prada Lucky Belum Cukup

KEMATIAN PRADA LUCKY - Anggota TNI berseragam lengkap mengusung peti jenazah almarhum Prada Lucky ke ambulance usai ibadah pelepasan pada Sabtu (9/8/2025). Muncul prediksi penyebab Prada Lucky dianiaya hingga tewas.

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Keluarga Prada Lucky Chepril Saputra Namo menilai penetapan empat prajurit TNI sebagai tersangka dalam kasus kematian sang adik belum memenuhi rasa keadilan. Mereka meyakini jumlah pelaku penganiayaan lebih dari empat orang.

“Kalau dari kami belum sesuai. Karena setahu saya, banyak, bukan hanya 4 orang,” ujar Novilda Lusiana Hetnina Namo, kakak korban, dikutip dari tayangan Kompas TV, Senin (11/8/2025).

Menurut Lusi, penganiayaan terhadap Lucky terjadi setiap pergantian piket, yang berlangsung setiap hari. Senior secara bergiliran melakukan kekerasan hingga korban akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

“Saya tanya kenapa, katanya senior pikir saya capek, kerja,” ungkap Lusi.

Lucky yang sehari-hari bertugas di bagian dapur batalion sempat mengeluh sakit akibat dipukul, namun tidak ingin keluarganya khawatir. Ia bahkan menolak untuk berobat ke rumah sakit batalion.

Pesan terakhir yang diterima Lusi dari adiknya adalah rencana liburan tiga hari. Tak lama kemudian, kabar mengejutkan datang: Lucky menghilang dari batalion setelah kembali dipukuli seniornya.

Korban keluar markas tengah malam dan menuju rumah mama asuhnya.

“Lucky bilang: Aduh ma, ini saya mati sudah. Saya punya luka semua di badan,” kisah Lusi.

Mama asuh kemudian mengompres luka dan menghubungi ibu kandung Lucky di Kupang. Namun, tak lama setelah itu, sekitar 15 orang dari batalion datang menjemput Lucky.

Setelah penjemputan, keluarga mengaku tidak mendapat kabar apapun hingga akhirnya mengetahui Lucky sudah berada di ruang ICU RSUD Aeramo, Nagekeo, NTT.

“Mama tiap hari WA. Tapi mereka bilang Lucky baik-baik. Mereka tutup komunikasi rapat sekali,” ucap Lusi.

Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengonfirmasi empat prajurit sebagai tersangka, yakni Pratu AA, Pratu EDA, Pratu PNBS, dan Pratu ARR. Mereka ditahan di Subdenpom IX/1-1 Ende untuk pemeriksaan lanjutan.

Penyidik masih memeriksa 16 personel lainnya dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru. Namun, pihak Subdenpom IX/1-1 Ende hingga kini belum memberikan penjelasan resmi terkait hasil penyelidikan.

Kasus kematian Prada Lucky memicu sorotan publik karena terjadi hanya dua bulan setelah ia bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Waka Nga Mere, Nagekeo, NTT

(RML)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!
Exit mobile version