Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Lapas Sungguminasa Gandeng UKM Maphan UNM, Edukasi WBP soal HIV/AIDS – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Lapas Sungguminasa Gandeng UKM Maphan UNM, Edukasi WBP soal HIV/AIDS

Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Gunawan, bersama perwakilan UKM Maphan UNM menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang penyuluhan HIV/AIDS dan NAPZA, Rabu (20/8/2025).

GOWA, MATANUSANTARA – Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa kembali memperluas jejaring kolaborasi. Rabu (20/8/2025), pihak lapas menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Peduli HIV/AIDS dan NAPZA (UKM Maphan) Universitas Negeri Makassar.

Fokus kerja sama ini adalah penyuluhan HIV/AIDS dan pencegahan penyalahgunaan napza bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui program tersebut, warga binaan tidak hanya mendapat informasi kesehatan, tetapi juga dorongan untuk menumbuhkan kesadaran hidup sehat dan menjauhi narkoba.

Dalam penandatanganan yang berlangsung di Lapas Narkotika Sungguminasa, perwakilan UKM Maphan UNM mengapresiasi keterbukaan pihak lapas yang menerima kolaborasi positif dari dunia kampus. Menurut mereka, edukasi kesehatan dan bahaya narkoba perlu terus digaungkan, termasuk di balik tembok pemasyarakatan.

Kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan transfer ilmu antara akademisi dan warga binaan. Dengan metode penyuluhan yang lebih terarah, informasi tidak sekadar didengar, melainkan bisa diinternalisasikan sebagai nilai hidup sehat dan motivasi untuk meninggalkan penyalahgunaan napza.

Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Gunawan, menegaskan pentingnya aspek kesehatan dalam pembinaan.

“Kami percaya bahwa pembinaan harus menyentuh seluruh aspek kehidupan warga binaan, termasuk kesehatan fisik dan mental. Melalui kerja sama ini, kami berharap Warga Binaan dapat memahami risiko HIV/AIDS serta bahaya NAPZA, sehingga lebih siap menjalani kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Melalui MoU ini, Lapas Narkotika Sungguminasa menunjukkan komitmen berkelanjutan untuk menjalin sinergi dengan perguruan tinggi, lembaga, maupun pihak eksternal lainnya.

Kolaborasi seperti ini dipandang sebagai langkah strategis dalam mendukung tujuan utama pemasyarakatan: memulihkan hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan warga binaan di tengah masyarakat.

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!
Exit mobile version