Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Pengacara Kondang Asal Sulsel Sebut Pasien Ditemukan Tewas di Taman PKM Woha 'Terang' Unsur Pelanggaran – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Pengacara Kondang Asal Sulsel Sebut Pasien Ditemukan Tewas di Taman PKM Woha ‘Terang’ Unsur Pelanggaran

Foto: Andi 19 Tahun, Pasien Yang Ditemukan Tewas Diarea PKM Woha, Kabupaten Bima, Provinsi NTB, Senin 02 September 2024, (Dok/Spesial/Google)

MAKASSAR, MATANUSANTARA –Salah satu pengacara senior atau kondang di Sulawesi Selatan (Sulsel) ikut menyoroti kasus tewasnya seorang pemudah yatim piatu atas nama Andi (19) tahun di taman Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari Senin 02 September 2024.

Pengacara kondang asal Sulsel itu menyatakan peristiwa ini harusnya diselidiki dengan serius karena pasien meninggal diluar ruangan perawatan puskesmas PKM Woha

“Peristiwa ini harus diselidiki dengan serius karena pasien yang seharusnya dirawat dengan intensif, namun demikian faktanya pasien ini ditemukan meninggal dunia di taman atau diarea puskesmas” ungkap Farid Mamma SH, MH.

Menurutnya patut publik menduga pasien ini diduga ditelantarkan oleh pihak PKM Woha karena unsur pelantaran pasien sangat terang.

“Wajar saja publik menduga pasien ditelantarkan karena pasien ditemukan di taman, jadi saya jelaskan sedikit, jika pasien yang sakit dibiarkan berlalu lalang disekitaran puskesmas berarti perawat atau dokter yang bertugas disana kurang memperhatikan atau mengacukan pasien sama halnya pasien ini tidak diperhatikan dan dirawat dengan baik” kata Puang Farid sapaan akrab pengacara kondang.

Apalagi kata Farid, peristiwa ini salah satu kasus yang menjadi perhatian publik, jadi sudah seharusnya pihak berwajib untuk membentuk tim investigasi karena menilai dari analisis hukum, kuat dugaannya ada beberapa pelanggaran yang terjadi dengan tidak secara lansung.

“Kasus ini tidak hanya melibatkan kelalaian medis biasa, tetapi ada indikasi bahwa tindakan tersebut sangat mengabaikan standar perawatan yang berlaku,” jelas Farid

Analisis Hukum Pelanggaran

1. Kelalaian yang Mengakibatkan Kematian (Pasal 359 KUHP)

– Pasal 359 KUHP mengatur tentang kelalaian yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.

Dalam konteks ini, jika terbukti bahwa tenaga medis tidak melakukan tindakan yang seharusnya sesuai dengan standar medis, mereka bisa dikenakan pasal ini.

Namun, Farid Mamma menilai bahwa tindakan ini melebihi sekadar kelalaian, karena bisa jadi melibatkan kesalahan yang sangat besar.

2. Pelanggaran Hukum Pidana (Pasal 338 KUHP)

-Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan sengaja dapat dipertimbangkan jika terbukti adanya unsur kesengajaan atau tindakan yang sangat ceroboh.

Farid Mamma menyebutkan bahwa jika terbukti bahwa kelalaian ini dilakukan dengan sengaja atau dengan kesalahan yang sangat besar, maka kasus ini bisa dikategorikan sebagai pembunuhan.

3. Pelanggaran Etika Profesi

– Kelalaian yang terjadi bisa juga dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap kode etik kedokteran.

Pengacara Farid Mamma menekankan pentingnya evaluasi mendalam terkait tindakan dan keputusan medis yang diambil, yang bisa berakibat pada sanksi dari Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI).

4. Pelanggaran Administrasi (Maladministrasi)

Jika terjadi maladministrasi dalam penanganan kasus ini, misalnya ketidakpatuhan terhadap prosedur atau standar pelayanan publik, pihak puskesmas bisa dikenai sanksi administratif oleh Dinas Kesehatan.

Kasus ini juga bisa melibatkan Ombudsman RI untuk penanganan maladministrasi.

Tanggapan Pihak Puskesmas

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Puskesmas Woha, Kabupaten Bima, NTB belum memberikan tanggapan resmi terkait resmi mengenai prosedur penanganan pasien dan langkah-langkah yang diambil setelah kejadian tersebut.

Kasus ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan penegakan hukum yang adil dan transparan dalam sektor kesehatan.

Penyelidikan yang mendalam diharapkan dapat mengungkap kebenaran dan memberikan keadilan bagi keluarga korban, serta mencegah terulangnya kejadian serupa dimasa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!
Exit mobile version