Warga Binaan Rutan Makassar Ikuti PAS Ganjil Demi Lanjutkan Pendidikan
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Rutan Kelas I Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan melalui pelaksanaan Asesmen Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Rutan tidak hanya menyentuh aspek kedisiplinan, tetapi juga pengembangan kapasitas diri.
Asesmen berlangsung di ruang layanan pendidikan Rutan Makassar dengan pengawasan ketat oleh petugas pemasyarakatan. Meski menjalani masa pembinaan, warga binaan tetap mendapatkan akses pendidikan formal sebagaimana siswa lainnya di luar tembok Rutan.
Rutan Makassar Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba Lewat Pemeriksaan Rutin Petugas
Pelaksanaan ujian ini terlaksana berkat kerja sama Rutan Makassar dengan satuan pendidikan terkait yang memastikan seluruh prosedur akademik terpenuhi. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi warga binaan untuk tetap melanjutkan pendidikan.
Selama asesmen berlangsung, Drs. H. Arifin, M.Pd selaku Wakasek Humas hadir langsung melakukan supervisi bersama Kasubsi Bantuan Hukum dan Penyuluhan (BHP). Pengawasan gabungan dilakukan untuk menjamin pelaksanaan ujian berjalan tertib, jujur, dan sesuai standar akademik.
Adzan Menggema di Balik Rutan Makassar, Warga Binaan Mantapkan Iman Sambut Ramadan
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Rutan Makassar yang selalu memberikan ruang dan dukungan penuh bagi proses belajar mengajar. Semoga asesmen ini menjadi langkah baik bagi warga binaan untuk terus maju dan meningkatkan kualitas diri,” ujar Drs. H. Arifin, M.Pd.
Sementara itu, Kasi Pelayanan Tahanan Angga Satrya menegaskan bahwa pendidikan merupakan bagian fundamental dari proses pembinaan. Ia menyebut pelaksanaan PAS menjadi cermin komitmen Rutan Makassar dalam membuka kesempatan seluas-luasnya bagi warga binaan yang ingin melanjutkan pendidikan formal.
Rutan Makassar Panen Selada Wujudkan Dukungan Berkelanjutan Program Ketahanan Pangan
“Kami berkomitmen untuk memastikan setiap warga binaan memiliki akses yang sama untuk mengembangkan potensi. Pelaksanaan PAS hari ini adalah bukti bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan masa depan mereka,” tegas Angga Satrya.
Dengan berjalannya asesmen ini, Rutan Makassar berharap warga binaan yang mengikuti PAS dapat memperoleh hasil optimal dan semakin termotivasi untuk menyelesaikan pendidikan selama menjalani masa pembinaan. (RAM)
Sumber: Humas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan