Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Buntut Langgar Netralitas Pilkada 2024, Dua Oknum Perwira Jajaran Polda Sulsel Dimutasi. – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Buntut Langgar Netralitas Pilkada 2024, Dua Oknum Perwira Jajaran Polda Sulsel Dimutasi.

Foto: Ilustrasi Oknum Polri (Dok/Spesial/Google)

MAKASSAR, MATANUSANTARA –Buntut langgar netralitas Polri dalam Pilkada serentak 2024, Dua oknum perwira polisi di jajaran Polda Sulsel di mutasi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto,

Bahwa sebanyak 2 orang oknum perwira jajaran Polda Sulsel dimutasi setelah terbukti pelanggaran dugaan netralitas Polri dalam pilkada Serentak 2024.

“Ia benar, kemarin keluar mutasinya,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Didik Supranoto kepada wartawan, Kamis (19/9/2024)

Berdasarkan informasi yang diterima, surat mutasi oknum perwira tersebut sesuai dengan Surat mutasi tersebut tertuang pada Nomor : STR/569/IX/KEP./2024, tertanggal 18 September 2024, yang ditandatangani langsung oleh Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol Aris Haryanto.

Sebelumnya, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, dalam sebuah acara diskusi pada Selasa (17/9/2024) kemarin, juga sudah menyampaikan terkait adanya dua oknum perwira di jajaran Polda Sulsel yang diduga terlibat dalam politik praktis.

“Jadi sekarang ini, ada dua oknum personel perwira yang diduga terlibat aktif dan hadir di pendaftaran calon bupati di Kabupaten Bone,” kata Andi Rian.

Mantan Dirtipidum Bareskrim Polri ini mengungkapkan, kasus dugaan pelanggaran netralitas Polri di Pilkada serentak tersebut, saat ini sementara ditangani di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel.

“Dua orang perwira tersebut sedang dalam proses penanganan pelanggaran oleh Propam Polda Sulsel,” ungkapnya.

“Saya belum bisa menjelaskan detail karena sekarang masih dalam proses pemeriksaan oleh Propam. Namun, jika terbukti, maka akan ada sanksi yang dikenakan. Baik itu sanksi disiplin ataupun sanksi etik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!
Exit mobile version