Penyelenggara Diduga Berpihak pada Satu Kandidat, Warga Protes Langgar Perwali, Gini Reaksi Lurah
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) yang digelar serentak di Kota Makassar pada Senin (28/12/2025) kembali memunculkan sorotan tajam, khususnya di Kelurahan Baji Mappakasunggu, Kecamatan Mamajang. Sejumlah warga menilai panitia pelaksana tidak netral dan diduga berpihak kepada salah satu kandidat.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebut bahwa pelaksanaan pemilihan RT/RW seharusnya mengikuti aturan dalam perwali, yang secara jelas mewajibkan panitia tetap netral dan tidak memihak.
“Panitia pelaksana harus netral dan tidak berpihak ke kandidat atau calon RT/RW,” ujarnya kepada Matanusantara.co.id, Selasa (09/12/2025)
Jelang Pemilu Raya RT RW Serentak Pandawa Pattingalloang Nyatakan Siap Kawal
Menurut sumber tersebut, dugaan ketidaknetralan terjadi di RW 03, di mana salah satu panitia berinisial Syarif dianggap terang-terangan menunjukkan keberpihakan.
“Panitia pelaksana itu harusnya jadi contoh, tapi yang terjadi malah berpihak ke salah satu kandidat,” tegasnya.
Warga juga menyampaikan keluhan terkait kepemimpinan RW sebelumnya yang telah menjabat dua periode namun dinilai tidak memberikan pelayanan yang adil.
“Kami sudah bosan atas kepemimpinan RW yang lama karena sudah dua periode, dan hanya berpihak ke sanak keluarganya. Bantuan yang masuk pun tidak tepat sasaran,” ungkapnya.
Lurah Baji Mappakasunggu Beri Penjelasan
Saat dikonfirmasi terpisah, Lurah Baji Mappakasunggu, Abd. Rasyid Sahrul, ST, menegaskan bahwa pihak kelurahan hanya menjalankan aturan sesuai perwali.
Warga RW 06 Kodam 3 Bumi Laikang Indah Sukses Gelar Pemilihan Ketua RT 2025
“Kami hanya penyelenggara yang mengikuti aturan perwali. Kalau ada memang kesalahan prosedur, kami akan limpahkan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM),” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh laporan terkait dugaan pelanggaran panitia akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku agar pemilihan berjalan transparan dan tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. (RAM/Ramadhan).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan