Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Upaya Investigasi Dipercepat, Basarnas Serahkan Black Box ke KNKT – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Upaya Investigasi Dipercepat, Basarnas Serahkan Black Box ke KNKT

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi menyerahkan Black box pesawat ATR 42-500.

 

MAKASSAR, MATANUSANTARA — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi menyerahkan Black box pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di wilayah Sulawesi Selatan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk keperluan investigasi lebih lanjut.

Black box tersebut ditemukan oleh tim SAR gabungan di area operasi pencarian dan pertolongan, kemudian diamankan dan diserahkan sesuai dengan prosedur yang berlaku kepada KNKT sebagai pihak yang berwenang melakukan investigasi kecelakaan transportasi.

Geger!! Jejeran Karangan Bunga di Mapolres Sinjai, Satu Nama Jadi Sorotan Publik, Siapakah Dia?

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI, Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa Basarnas telah melaksanakan tugas pencarian dan pengamanan black box, sebelum selanjutnya diserahkan kepada KNKT.

“Tim SAR gabungan telah menemukan part pada pesawat yang diduga adalah black box pada hari kelima pelaksanaan operasi sar. Dan saya sudah konfirmasi bahwa benar yang ditemukan adalah black box,” ujarnya dalam Konferensi Pers, Kamis, 22 Januari 2026.

Ia menambahkan bahwa sebagai Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan mengucapkan apresiasi terhadap tim SAR gabungan.

“Terima kasih saya ucapkan, hormat dan bangga kepada seluruh tim SAR gabungan yang di dominasi oleh TNI, Polri dan di bantu oleh potensi sar, dalam operasi SAR ini,” ujar Mohammad Syafii.

Sementara itu, Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Soerjanto Tjahjono, menyatakan bahwa KNKT akan segera melakukan analisis terhadap data yang tersimpan di dalam black box guna mengungkap penyebab kecelakaan.

“Black box ini akan kami bawa ke fasilitas KNKT untuk dilakukan pengunduhan dan analisis data. Informasi yang diperoleh nantinya akan menjadi bagian penting dalam proses investigasi guna mengetahui penyebab kecelakaan serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” kata Soerjanto Tjahjono.

Dengan diserahkannya black box tersebut, proses investigasi teknis kecelakaan pesawat sepenuhnya menjadi kewenangan KNKT. Basarnas memastikan akan terus memberikan dukungan sesuai tugas dan fungsi, serta tetap berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!
Exit mobile version