Wakil Ketua Granat Makassar Duduki Posisi Strategis di DPC Peradi: Momentum Profesionalisme dan Integritas Hukum
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Sabtu, 17 Januari 2026, menjadi hari penting bagi dunia hukum Sulawesi Selatan. Muh. Syahban Munawir, S.H., M.H., akrab disapa Awhy, resmi dilantik sebagai pengurus DPC PERADI Kota Makassar periode 2025–2030, menempati posisi Wakil Ketua II Bendahara, jabatan strategis yang mengatur aspek keuangan organisasi dan memegang tanggung jawab besar dalam pengelolaan sumber daya institusi.
Pelantikan ini digelar di Hotel Claro Makassar, dihadiri lebih dari 500 pengacara, menandai awal perjalanan baru yang sarat tanggung jawab, dedikasi profesional, dan integritas.
Awhy bukan sekadar advokat muda berbakat. Ia juga Wakil Ketua GRANAT Makassar, organisasi anti narkotika, dan dikenal aktif dalam kegiatan sosial serta pendidikan hukum. Selain itu, ia memiliki reputasi sebagai mantan aktivis kritis yang berani mengangkat isu-isu hukum sensitif di ruang persidangan.
“Sebelum beliau jadi lawyer, dia dulunya seorang mahasiswa yang aktiv sebagai aktivis kritis pada jamannya” ungkap wartawan senior inisial HS alias AC kepada matanusantara.co.id, Senin (19/01/2025).
Lanjut kata AC, “Sempat waktu itu saya hadir dalam persidangan korupsi di PN Makassar. Dia mendampingi kliennya yang menjadi terdakwa, pada saat itu terjadi ketegangan hingga suasana di dalam pengadilan memanas, namun berkat kecerdasan beliau, hasilnya juga sangat mengejutkan,” tambahnya
Pelantikan Awhy di DPC PERADI bukan hanya simbol formalitas organisasi profesi, tetapi juga menegaskan komitmen profesionalisme, etika, dan integritas advokat. Posisi Bendahara yang diembannya menjadi indikator strategis, karena menyentuh pengelolaan keuangan yang krusial bagi keberlangsungan organisasi hukum.
Sebelumnya, Tim Redaksi Mata Nusantara menekankan bahwa momentum ini adalah bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap kode etik advokat.
“Pelantikan ini adalah momentum strategis bagi dunia hukum Sulsel. Para pengurus baru bukan hanya diberi tanggung jawab organisasi, tetapi juga menjadi panutan profesionalisme, etika, dan kepatuhan terhadap kode etik advokat,” ujar Tim Redaksi.
Lebih jauh, kiprah Awhy sebagai Wakil Ketua GRANAT Makassar menegaskan bahwa pengurus baru DPC PERADI tidak hanya berfokus pada profesi hukum semata, tetapi juga aktif dalam pemberantasan narkotika dan pembinaan masyarakat, menunjukkan integrasi antara praktik hukum dan tanggung jawab sosial.
“Kami berharap seluruh pengurus DPC PERADI Kota Makassar mampu menjadi penggerak perubahan, teladan etika hukum, dan penjaga keadilan yang berkarakter,” tutup Tim Redaksi.
Pelantikan ini sekaligus menjadi penanda penting bagi generasi advokat muda Sulsel: kemampuan profesional, keberanian kritis, dan integritas sosial harus berjalan seiring untuk membangun sistem hukum yang transparan, berkeadilan, dan berdampak bagi masyarakat. (RAM)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan