Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital
Berikut Dafar Lengkap 18 Provinsi Aman Rotasi Jaksa Agung dan 20 Masuk Dalam Gerbong – Mata Nusantara
Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Mata Nusantara

Akurat Tajam & Terpercaya

Berikut Dafar Lengkap 18 Provinsi Aman Rotasi Jaksa Agung dan 20 Masuk Dalam Gerbong

Gambar Ilustrasi Sebanyak 31 pejabat Adhyaksa dimutasi melalui SK Nomor KEP-IV-24/C/01/2026, menyasar 19 provinsi dan unsur pusat Kejaksaan Agung. (Dok/Spesial/Chatgpt)

JAKARTA, MATANUSANTARA — Rotasi dan mutasi 31 pejabat Adhyaksa melalui SK Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-24/C/01/2026 menunjukkan pola konsolidasi yang terfokus. Berdasarkan asal jabatan lama, tercatat 20 provinsi terdampak, ditambah unsur pusat Kejaksaan Agung, sementara 18 provinsi lainnya aman dari rotasi, termasuk Sulawesi Selatan.

20 Provinsi / Entitas Terdampak Rotasi Beserta Pejabat

1. Sulawesi Tengah: Kajari Sigi → Kajari Klaten, M. Aria Rosyid

2. Sulawesi Utara: Koordinator Kejati Sulut → Kajari Sigi, Irwan Ganda Saputra

3. Bengkulu: Kajari Mukomuko → Kajari Kuningan, Yustina Engelin Kalangit

4. Kalimantan Utara: Koordinator Kejati Kaltara → Kajari Mukomuko, Idham Kholid

5. Kalimantan Tengah: Aspidsus Kejati Kalteng → Kajari Kabupaten Tangerang, Wahyudi Eko Husodo

6. Aceh: Kajari Aceh Besar → Kajari Kabupaten Tasikmalaya, Jemmy Novian Tirayudi

7. Jambi: Kabag TU Kejati Jambi → Kajari Aceh Besar, Wisnu Murtopo Nur Muhamad

8. Kalimantan Timur: Aspidsus Kejati Kaltim → Kajari Samarinda, Haedar

9. Kalimantan Timur: Kajari Kutai Timur → Kajari Berau, Reopan Saragih

10. Riau: Koordinator Kejati Riau → Kajari Kutai Timur, Tutuko Wahyu Minulyo

11. Riau: Asintel Kejati Riau → Kajari Deli Serdang, Sapta Putra

12. Jawa Timur: Kabag TU Kejati Jatim → Kajari Lampung Barat, Wahyu Hidayatullah

13. Sulawesi Tenggara: Kajari Kolaka Utara → Kajari Gianyar, Mirza Erwinsyah

14. Gorontalo: Koordinator Kejati Gorontalo → Kajari Kolaka Utara, Muchammad Arifin

15. Sumatera Barat: Aswas Kejati Sumbar → Kajari Pati, R. Hari Wibowo

16. Kepulauan Riau: Kabag TU Kejati Kepri → Kajari Ogan Ilir, Arief Syafriyanto

17. Kalimantan Barat: Koordinator Kejati Kalbar → Kajari Sukamara, Teguh Dwicahyono

18. Lampung: Kajari Tulang Bawang → Kajari Ogan Komering Ulu Timur, Dennie Sagita

19. Lampung: Kajari Tulang Bawang Barat → Kajari Sampang, Mochamad Iqbal

20. Bangka Belitung & Banten & Jawa Tengah & Pusat:

Bangka Belitung: Kajari Bangka Selatan → Kajari Magetan, Sabrul Iman

Banten: Koordinator Kejati Banten → Kajari Bangka Selatan, Asep Kurniawan Cakraputra

Jawa Tengah: Koordinator Kejati Jateng → Kajari Tulang Bawang Barat, Didik Sudarmadi

Pusat (Inspektorat / Direktorat Perdata & TUN Kejagung) → Kajari Garut / Jember, Ayu Agung & Yenita Sari

Total entitas terdampak: 20 (19 provinsi + unsur pusat)

Daftar Lengkap 31 Pejabat Adhyaksa Dimutasi Jaksa Agung ST Burhanuddin

Daftar 18 Provinsi Aman dari Rotasi

1. Sumatera Utara

2. Sumatera Selatan

3. Jawa Barat

4. Daerah Istimewa Yogyakarta

5. Bali

6. Nusa Tenggara Barat

7. Nusa Tenggara Timur

8. Kalimantan Selatan

9. Sulawesi Selatan

10. Sulawesi Barat

11. Maluku

12. Maluku Utara

13. Papua

14. Papua Barat

15. Papua Tengah

16. Papua Pegunungan

17. Papua Selatan

18. Papua Barat Daya

Sulawesi Selatan termasuk provinsi yang aman dari gelombang mutasi kali ini.

Pola Distribusi dan Implikasi

Kalimantan paling terdampak, menandakan fokus rotasi pada wilayah dengan dinamika perkara tinggi.

Sumatera terdampak parsial, sebagian wilayah tetap aman.

Daftar Lengkap 31 Pejabat Adhyaksa Dimutasi Jaksa Agung ST Burhanuddin

Pulau Jawa hanya sebagian dimutasi, sementara Jabar dan DIY tetap stabil.

Indonesia Timur mayoritas aman, kecuali Sulawesi Tengah, Utara, Tenggara, dan Gorontalo.

Daftar Lengkap 43 Kajari di Mutasi Kejagung Jelang Akhir Tahun, Publik Harap Evaluasi Nyata

Pola ini menegaskan bahwa rotasi bersifat selektif dan berbasis kebutuhan organisasi, bukan reshuffle nasional menyeluruh. Provinsi yang tidak masuk gerbong mutasi dipandang sebagai wilayah stabil atau menunggu gelombang mutasi berikutnya. (RAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!
Exit mobile version