Program Nasional, 18 Jajaran Polda Sulsel Kontribusi 812 Hektar Swasembada Pangan 2026
MAKASSAR, MATANUSANTARA — Program strategis penguatan ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah mulai menunjukkan realisasi di daerah. Di Sulawesi Selatan, 18 jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) tercatat telah berkontribusi melalui penanaman jagung di lahan seluas 812 hektar sepanjang kuartal I tahun 2026.
Data tersebut dihimpun melalui Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sulsel, Kombes Pol Asdi Ferdian Saputra, yang menyebutkan bahwa penanaman jagung tersebar di berbagai kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Selatan.
Kombes Pol Asdi Ferdian menjelaskan, keterlibatan 18 jajaran Polda Sulsel dalam program nasional ini dilakukan dengan memanfaatkan beragam lahan binaan Polri. Jenis lahan yang digunakan meliputi lahan milik Polri, lahan PTPN, program 1 Desa 1 Hektar, lahan kehutanan, lahan baku sawah, hingga lahan pesantren.
Berdasarkan data gugus tugas ketahanan pangan di masing-masing Polres, sebaran lokasi penanaman jagung meliputi:
- Polres Bantaeng: 10 Ha
- Polres Barru: 6,68 Ha
- Polres Bone: 2,5 Ha
- Polres Bulukumba: 288,3 Ha
- Polres Enrekang: 4 Ha
- Polres Gowa: 2 Ha
- Polres Jeneponto: 9 Ha
- Polres Luwu: 27 Ha
- Polres Luwu Timur: 2 Ha
- Polres Luwu Utara: 36,1 Ha
- Polres Palopo: 1 Ha
- Polres Pangkep: 1 Ha
- Polres Pinrang: 17,5 Ha
- Polres Sidrap: 26 Ha
- Polres Sinjai: 11,1 Ha
- Polres Soppeng: 1 Ha
- Polres Takalar: 45 Ha
- Polres Wajo: 7 H
Pada kesempatan itu, Karo SDM Polda Sulsel menegaskan bahwa kegiatan tanam jagung tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi pimpinan pusat dan menjadi bagian dari target nasional swasembada pangan.
”Polda Sulsel sesuai perintah pimpinan telah menanam jagung dilahan seluas 812 Ha yang terdiri dari beberapa Polres, lahan ini lahan binaan Polri yang dikontrol oleh polisi penggerak, tentunya target kita bagaimana Polda Sulsel penyuplai swasembada jagung di tahun 2026, Ucapnya saat dikonfirmasi”, Kamis (5/2/2026)
Ia menambahkan, luasan lahan tanam masih bersifat dinamis dan berpotensi bertambah seiring masuknya laporan terbaru dari gugus tugas ketahanan pangan di Polres jajaran.
“Lahan ini terus bertambah sesuai data dari masing-masing gugus tugas ketahanan pangan Polres jajaran. Insya Allah Polda Sulsel garda terdepan dalam meningkatkan swasembada pangan di bidang jagung untuk tahun 2026,” tutup Kombes Asdi Ferdian. (Ram).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan